Shoesmart.co.id JAKARTA. Sinyal positif mulai terpancar dari sejumlah saham bank berkapitalisasi besar (big banks) pada sesi pertama perdagangan hari Rabu (25 Maret 2026). Pergerakan ini memberikan harapan kebangkitan setelah pasar libur panjang Lebaran.
Hingga penutupan sesi I pada pukul 12.00 WIB, terlihat performa yang beragam. Dua saham bank raksasa berhasil mencatatkan kenaikan, satu stagnan, sementara satu lainnya masih terperosok di zona merah.
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi motor penggerak penguatan dengan kenaikan signifikan sebesar 2,33%, mencapai level Rp 4.840 per saham dibandingkan penutupan sebelum libur Lebaran. Secara intraday, grafik BMRI menunjukkan tren kenaikan yang stabil sejak sekitar pukul 10.00 WIB.
Saham Big Banks Tutup Sesi I Rabu (11/3) dengan Kinerja Beragam
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turut mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 0,74% ke posisi Rp 6.825. Meskipun berada di zona hijau, saham BBCA sempat mengalami pelemahan di awal perdagangan hingga menyentuh level Rp 6.675, sebelum akhirnya berbalik arah dan menguat.
Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) masih bertahan stagnan di level Rp 3.480, tidak berubah dari posisi penutupan sebelum Lebaran. Perlu dicatat, dalam sebulan terakhir, saham BBRI telah mengalami koreksi sebesar 10,08%.
Di sisi lain, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menghadapi tekanan jual yang cukup besar, menyebabkan penurunan sebesar 7,74% ke level Rp 4.050 per saham pada perdagangan siang ini. Penurunan ini terjadi seiring dengan hari pertama saham BBNI memasuki masa ex date dividen.
Sebelumnya, Head of Research Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi, telah memprediksi potensi penguatan saham bank besar seiring dengan meningkatnya aliran dana masyarakat pasca-Lebaran.
Saham Big Banks Kompak Memerah Usai Pengumuman BI Rate
“Konsumsi masyarakat dan perputaran uang THR berpotensi menjadi katalis positif yang mendorong penguatan saham di momen Lebaran,” ungkapnya saat dihubungi KONTAN, Rabu (25/3/2026).
Lebih lanjut, Wafi menambahkan bahwa aksi pembelian kembali saham (buyback) yang dilakukan oleh sejumlah bank besar juga berpotensi memberikan dukungan terhadap kenaikan harga saham di pasar modal.
Ringkasan
Pada sesi pertama perdagangan hari Rabu, 25 Maret 2026, saham-saham big banks menunjukkan performa beragam setelah libur Lebaran. Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Central Asia (BBCA) mencatatkan kenaikan, sementara Bank Rakyat Indonesia (BBRI) stagnan, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) mengalami penurunan signifikan karena ex date dividen.
Kenaikan BMRI didorong oleh tren positif sejak pagi, sedangkan BBCA sempat melemah sebelum akhirnya menguat. Analis Korea Investment and Sekuritas Indonesia memprediksi penguatan saham bank besar karena peningkatan konsumsi dan perputaran uang THR pasca-Lebaran, serta potensi dukungan dari aksi buyback.