Shoesmart.co.id JAKARTA. Pergerakan saham-saham big banks di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, menunjukkan dinamika yang bervariasi. Terpantau, saham Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) berhasil mencatatkan penguatan, sementara Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) justru mengalami penurunan. Di sisi lain, saham Bank Central Asia Tbk. (BBCA) terpantau stabil.
Secara rinci, pada pukul 16:00 WIB, harga saham BBCA bertahan di level Rp 7.800 per saham, mencerminkan posisi datar 0,00% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. Kendati demikian, saham dengan kode emiten BBCA ini sempat menyentuh level tertinggi di angka Rp 7.925 sebelum akhirnya kembali stabil.
BMRI menjadi bintang di antara jajaran big banks dengan kenaikan sebesar 1,00% dibandingkan penutupan pada hari Rabu, 4 Februari. Harga saham BMRI ditutup pada level Rp 5.050 per saham. Sepanjang sesi perdagangan, BMRI sempat mencicipi harga tertinggi di angka Rp 5.100.
Sebaliknya, saham BBRI harus rela parkir di zona merah dengan penurunan sebesar 0,52%, menutup hari di level Rp 3.850 per saham. Tekanan paling signifikan dialami oleh saham BBNI yang merosot tajam sebesar 1,30%, mengakhiri perdagangan pada harga Rp 4.570 per saham.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa BMRI menjadi satu-satunya saham big banks yang berhasil membukukan penguatan pada perdagangan hari ini. Sementara itu, BBNI menghadapi tekanan jual yang paling besar, diikuti oleh penurunan tipis pada saham BBRI. BBCA, meskipun sempat mencatatkan level tertinggi intra-hari, akhirnya menutup perdagangan dengan stabil.
Ringkasan
Pada penutupan perdagangan 5 Februari 2026, saham-saham bank besar di BEI menunjukkan performa beragam. BMRI mengalami kenaikan sebesar 1,00% dan ditutup pada Rp 5.050 per saham. Sementara itu, BBCA stabil di Rp 7.800 per saham.
Sebaliknya, BBRI mengalami penurunan 0,52% menjadi Rp 3.850 per saham, dan BBNI mengalami penurunan paling signifikan sebesar 1,30% menjadi Rp 4.570 per saham. Dengan demikian, BMRI menjadi satu-satunya saham bank besar yang mengalami kenaikan, sementara BBNI mengalami penurunan terbesar.