KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 12 Februari 2026, dengan agenda utama yang berfokus pada perubahan susunan direksi dan dewan komisaris perusahaan. Langkah strategis ini menandai babak baru bagi emiten MGLV.
Hasil dari RUPSLB tersebut menghasilkan tiga keputusan krusial. Pertama, rapat menyetujui pengunduran diri Arief Santosa dari posisinya sebagai Komisaris Independen. Pengunduran diri ini efektif berlaku sejak penutupan rapat.
Kedua, keputusan penting lainnya adalah pemberhentian dengan hormat seluruh anggota direksi dan dewan komisaris yang tengah menjabat. Pemberhentian ini juga berlaku efektif sejak rapat ditutup. Perubahan signifikan ini membuka jalan bagi kepemimpinan baru.
Ramadan Jadi Katalis, Kinerja Sido Muncul (SIDO) Diproyeksi Naik Kuartal I-2026
“Selanjutnya, perseroan mengangkat susunan direksi dan dewan komisaris yang baru untuk masa jabatan lima tahun, terhitung sejak penutupan rapat hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tahun 2031,” ungkap Corporate Secretary MGLV, Jecky Juhanes Salindeho, dalam keterbukaan informasi pada Kamis (12/2/2026). Penunjukan ini diharapkan membawa angin segar dan strategi baru bagi perusahaan.
Ketiga, RUPSLB juga memberikan kuasa penuh dengan hak substitusi kepada direksi perusahaan. Kuasa ini memungkinkan direksi untuk mengambil segala tindakan yang diperlukan terkait perubahan susunan anggota direksi dan komisaris, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Hal ini memastikan kelancaran transisi kepemimpinan.
RUPSLB ini memenuhi ketentuan kuorum yang disyaratkan. Tercatat, pemegang saham dan/atau kuasanya yang hadir dan diwakili secara sah mencapai 1.648.558.900 saham. Jumlah ini setara dengan 86,5438% dari total 1.904.883.411 saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan, serta memiliki hak suara yang sah. Partisipasi aktif pemegang saham menunjukkan dukungan terhadap perubahan yang dilakukan.
Sebelumnya diberitakan bahwa emiten yang bergerak di sektor perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga ini telah diakuisisi oleh PT Nextier Datamate Center. Akuisisi ini menjadi latar belakang perubahan strategis yang terjadi di tubuh MGLV.
“Pada tanggal 10 Februari 2026, perusahaan telah diinformasikan oleh pemegang saham utama, yakni PT Trijaya Wisesa Makmur bahwa pada tanggal 9 Februari 2026 telah terjadi perubahan pengendalian pada MGLV,” jelas Direktur Utama Panca Anugrah Wisesa, Putra Harianto Batee, dalam keterbukaan informasi. Informasi ini memberikan kejelasan terkait dinamika kepemilikan saham perusahaan.
Harga Emas dan Perak Sideways Usai Naik Tajam, Prospek Reli Jangka Menengah Terbuka
Perubahan pengendalian saham MGLV ini dipicu oleh pengalihan 1.499.999.500 saham MGLV, yang setara dengan 78,74% dari modal ditempatkan dan disetor oleh PT Trijaya Wisesa Makmur, kepada PT Nextier Datamate Center. Pengalihan ini secara resmi mengubah struktur kepemilikan perusahaan.
Terhitung sejak 9 Februari 2026, Nextier, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan fasilitas pusat data (data center) berbasis informasi teknologi (IT), termasuk konsultansi manajemen strategis, secara efektif menjadi pengendali baru MGLV. Akuisisi ini menandai diversifikasi bisnis bagi Nextier dan potensi sinergi di masa depan.
Manajemen MGLV menjelaskan bahwa Nextier adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Republik Indonesia dan berdomisili di Gedung Pacific Century Place Lantai 38, SCBD Lot 10, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190. “Pengendali baru bergerak dalam bidang penyediaan fasilitas pusat data (data center) berbasis informasi teknologi (IT), termasuk konsultansi manajemen strategis,” kata Putra, memperjelas fokus bisnis pengendali baru.
Putra juga menjelaskan bahwa Nextier, sebagai pengendali baru MGLV, tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pengendali lama. “Sebagaimana disebutkan di atas, maka pengendali MGLV telah berubah yakni PT Nextier Datamate Center,” tegas Putra, mengakhiri spekulasi terkait potensi konflik kepentingan.
Pada Kamis (12/2/2026), harga saham MGLV menunjukkan respon positif dengan naik 9,93% ke level Rp 3.100 per saham. Bahkan, dalam lima hari terakhir, saham MGLV telah melonjak sebesar 59,79%. Kenaikan signifikan ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek MGLV di bawah kendali manajemen baru.
Ringkasan
RUPSLB PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) pada 12 Februari 2026 menyetujui perubahan susunan direksi dan dewan komisaris, termasuk pengunduran diri Komisaris Independen dan pemberhentian seluruh anggota direksi dan komisaris yang menjabat. Rapat juga mengangkat susunan direksi dan dewan komisaris baru untuk masa jabatan lima tahun. Perubahan ini dipicu oleh akuisisi MGLV oleh PT Nextier Datamate Center, yang bergerak di bidang penyediaan fasilitas pusat data berbasis IT.
RUPSLB memenuhi kuorum dengan kehadiran pemegang saham yang mewakili 86,5438% saham. Pengalihan 78,74% saham dari PT Trijaya Wisesa Makmur ke PT Nextier Datamate Center mengubah pengendalian perusahaan. Setelah pengumuman ini, harga saham MGLV melonjak signifikan, naik 59,79% dalam lima hari, mencerminkan respon positif pasar terhadap perubahan manajemen.