Rupiah Terkini: Sentuh Rp 16.907 per Dolar AS!

Shoesmart.co.id – JAKARTA. Rupiah kembali menunjukkan volatilitasnya terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Data dari Bloomberg pada hari Rabu, 25 Maret 2026, pukul 12.17 WIB, mencatat pelemahan tipis nilai tukar rupiah sebesar 0,05% ke level Rp 16.907 per dolar AS.

Pergerakan ini terjadi setelah sehari sebelumnya, pada Selasa, 24 Maret, rupiah sempat mencatatkan penguatan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 0,58% secara harian, dan ditutup pada level Rp 16.898 per dolar AS. Lalu, faktor apa yang menyebabkan fluktuasi nilai tukar ini?

Lukman Leong, Chief Analyst Doo Financial Futures, menjelaskan bahwa sentimen perang di Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan rupiah. Penguatan rupiah sebelumnya dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait rencana penundaan serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

Trump mengklaim bahwa Amerika Serikat telah melakukan pembicaraan yang konstruktif dengan Iran dan memutuskan untuk menunda serangan terhadap fasilitas energi negara tersebut. Pernyataan ini memberikan sentimen positif sementara bagi pasar.

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS,” ungkap Lukman saat dikonfirmasi oleh Kontan pada hari Rabu (25/3/2026), memberikan proyeksi yang berhati-hati terkait pergerakan mata uang Garuda.

Lebih lanjut, Lukman memprediksi bahwa pada hari ini, rupiah akan bergerak dalam rentang Rp16.850–Rp17.000 per dolar AS. Perlu dicatat bahwa proyeksi ini mencerminkan ketidakpastian pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor global.

IHSG Naik 1,30% ke 7.199 Sesi I, Top Gainers LQ45: BUMI, ASII & AMMN, Rabu (25/3)

Ringkasan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan volatilitas. Pada hari Rabu, 25 Maret 2026, rupiah melemah tipis 0,05% ke level Rp 16.907 per dolar AS setelah sempat menguat signifikan sehari sebelumnya. Fluktuasi ini dipengaruhi oleh sentimen perang di Timur Tengah.

Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebutkan bahwa pernyataan Presiden AS terkait penundaan serangan terhadap infrastruktur energi Iran sempat memberikan sentimen positif. Ia memprediksi rupiah akan bergerak dalam rentang Rp16.850–Rp17.000 per dolar AS, mencerminkan ketidakpastian pasar global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *