Rupiah Terkini: Melemah ke Rp 16.922 per Dolar AS

JAKARTA. Pagi ini, Kamis (19 Februari 2026), nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka dengan tekanan. Data menunjukkan, pada pukul 09.02 WIB, rupiah berada di level Rp 16.922 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini mencerminkan pelemahan sebesar 0,22% dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 16.884 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia pagi ini didominasi oleh tren pelemahan terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia memimpin pelemahan dengan penurunan sebesar 0,36%. Menyusul kemudian dolar Taiwan yang terdepresiasi 0,35%, won Korea melemah 0,25%, rupiah terkoreksi 0,22%, yen Jepang melemah 0,13%, peso Filipina turun 0,10%, dan dolar Hong Kong melemah tipis 0,01%.

Di tengah tekanan terhadap mayoritas mata uang Asia, terdapat dua mata uang yang justru menunjukkan penguatan terhadap dolar AS. Dolar Singapura tercatat menguat 0,01%, sementara baht Thailand mencatat kenaikan signifikan sebesar 0,23%.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 4.000 Jadi Rp 2.916.000 Per Gram, Kamis (19/2/2026)

Sementara itu, indeks dolar, yang menjadi tolok ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama dunia, berada di level 97,68. Angka ini menunjukkan penurunan tipis dibandingkan posisi sebelumnya di 97,70.

Ringkasan

Pada Kamis, 19 Februari 2026, rupiah dibuka melemah di pasar spot menjadi Rp 16.922 per dolar AS, turun 0,22% dari posisi sebelumnya. Mayoritas mata uang Asia juga mengalami pelemahan terhadap dolar AS, dipimpin oleh ringgit Malaysia dan dolar Taiwan.

Meskipun demikian, terdapat dua mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS, yaitu dolar Singapura dan baht Thailand. Indeks dolar sendiri menunjukkan penurunan tipis, berada di level 97,68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *