Rupiah Terjun Bebas! Sentuh Rp 16.922, Terlemah di Asia?

Shoesmart.co.id JAKARTA. Kurs Rupiah terpantau terus melemah secara signifikan pada perdagangan Senin (19/1/2026) siang. Hingga pukul 11.48 WIB, nilai tukar Rupiah di pasar spot tercatat berada di level Rp 16.922 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,21% dibandingkan posisi penutupan akhir pekan lalu yang berada di Rp 16.887 per dolar AS.

Pelemahan Rupiah ini menempatkannya sebagai salah satu dari sedikit mata uang Asia yang tertekan terhadap dolar AS siang ini. Bersama Rupiah, Peso Filipina juga melemah 0,14% dan Won Korea melemah tipis 0,01%. Kondisi ini mengindikasikan tekanan jual yang terbatas pada beberapa mata uang regional.

Berbanding terbalik, mayoritas mata uang Asia lainnya justru berhasil mencatatkan penguatan terhadap dolar AS. Baht Thailand memimpin penguatan dengan kenaikan terbesar mencapai 0,55%. Disusul oleh Dolar Singapura yang menguat 0,23%, Yen Jepang naik 0,18%, Dolar Taiwan menguat 0,16%, Yuan China menguat 0,10%, Dolar Hong Kong menguat 0,02%, Ringgit Malaysia menguat 0,02%, dan Rupee India juga menunjukkan penguatan sebesar 0,02% terhadap dolar AS.

Pergerakan nilai tukar di pasar regional ini terjadi di tengah dinamika indeks dolar global. Indeks dolar, yang berfungsi sebagai tolok ukur nilai tukar dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama dunia, berada di level 99,15. Posisi ini mengalami penurunan dari akhir pekan lalu yang tercatat di 99,39, mencerminkan sedikit pelemahan pada dolar AS secara keseluruhan.

Ringkasan

Kurs Rupiah melemah signifikan pada Senin (19/1/2026) siang, mencapai Rp 16.922 per dolar AS. Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,21% dibandingkan posisi penutupan akhir pekan lalu yang berada di Rp 16.887 per dolar AS. Rupiah menjadi salah satu dari sedikit mata uang Asia yang tertekan, bersama Peso Filipina dan Won Korea.

Berbanding terbalik, mayoritas mata uang Asia lainnya justru menguat terhadap dolar AS, dipimpin oleh Baht Thailand, Dolar Singapura, dan Yen Jepang. Pergerakan nilai tukar di pasar regional ini terjadi di tengah dinamika indeks dolar global yang sedikit melemah dari 99,39 menjadi 99,15.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *