Shoesmart.co.id, JAKARTA – Rupiah menunjukkan ketangguhannya di pasar spot pada perdagangan Rabu (1 April 2026) siang. Pada pukul 12.13 WIB, nilai rupiah berada di level Rp 16.999 per dolar Amerika Serikat (AS), mencatatkan penguatan sebesar 0,25% dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 17.041 per dolar AS.
Sentimen positif tampak mendominasi pasar Asia, dengan mayoritas mata uang regional berhasil menguat terhadap dolar AS pada sesi siang ini. Peso Filipina memimpin penguatan mata uang Asia dengan kenaikan signifikan sebesar 0,66%. Diikuti oleh won Korea yang menguat 0,46%, dolar Taiwan naik 0,33%, ringgit Malaysia menguat 0,28%, dan rupiah yang menguat 0,25%. Yuan China juga terpantau menguat 0,13%, sementara dolar Hong Kong naik tipis 0,02%.
Namun, tidak semua mata uang Asia bernasib sama. Baht Thailand dan yen Jepang justru mengalami pelemahan terhadap dolar AS pada perdagangan siang ini. Baht Thailand melemah sebesar 0,06%, sementara yen Jepang terkoreksi lebih dalam dengan pelemahan 0,12%.
IHSG Menguat 1,45% ke 7.150 pada Sesi I Rabu (1/4), NCKL, INCO, UNVR Top Gainers LQ45
Sementara itu, pergerakan indeks dolar, yang mengukur nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, menunjukkan tren penurunan. Indeks dolar berada di angka 99,79, turun dibandingkan posisi hari sebelumnya yang berada di 99,96. Penurunan ini mengindikasikan melemahnya daya tarik dolar AS di pasar global.
Ringkasan
Rupiah menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu, 1 April 2026, mencapai Rp 16.999 per dolar AS, naik 0,25%. Penguatan ini sejalan dengan sentimen positif di pasar Asia, di mana mayoritas mata uang regional juga menguat terhadap dolar AS.
Peso Filipina memimpin penguatan mata uang Asia, diikuti oleh won Korea, dolar Taiwan, ringgit Malaysia, dan rupiah. Sementara itu, indeks dolar mengalami penurunan, menunjukkan melemahnya daya tarik dolar AS secara global, meskipun beberapa mata uang Asia seperti Baht Thailand dan Yen Jepang justru mengalami pelemahan.