Rupiah Bangkit! Kembali di Bawah Rp 17.000, Saatnya Beli Dolar?

Shoesmart.co.id, JAKARTA – Nilai tukar rupiah menunjukkan tanda-tanda pemulihan menjelang tengah hari ini di pasar spot. Pada Senin (9/3/2026), rupiah berada di level Rp 16.977 per dolar AS.

Angka ini mencerminkan pelemahan sebesar 0,31% dibandingkan penutupan pada Jumat (6/3/2026) yang berada di Rp 16.925 per dolar AS. Namun, koreksi ini menunjukkan perbaikan dibandingkan pembukaan pagi tadi, di mana rupiah sempat menyentuh level Rp 17.019 per dolar AS.

Sentimen pelemahan masih mendominasi pasar mata uang Asia hingga pukul 10.22 WIB. Peso Filipina mencatatkan penurunan terdalam di antara mata uang Asia lainnya, anjlok hingga 1,03%.

Rupiah Dibuka Melemah dan Tembus ke Rp 17.019 Per Dolar AS Hari Ini (9/3)

Selain peso, baht Thailand juga mengalami tekanan signifikan dengan penurunan sebesar 0,77%. Dolar Taiwan dan yen Jepang mengikuti dengan koreksi yang sama, masing-masing sebesar 0,62%.

Won Korea Selatan juga tak luput dari tekanan, terdepresiasi sebesar 0,61%, sementara ringgit Malaysia melemah 0,43%. Dolar Singapura pun ikut tergelincir sebesar 0,39%.

Yuan China juga terlihat mengalami pelemahan sebesar 0,24% terhadap the greenback menjelang tengah hari ini.

Di tengah sentimen negatif yang melanda pasar Asia, dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang yang mencatatkan penguatan, naik tipis sebesar 0,09%.

Ringkasan

Nilai tukar rupiah menunjukkan pemulihan di pasar spot pada Senin, 9 Maret 2026, berada di level Rp 16.977 per dolar AS. Meskipun melemah 0,31% dibandingkan penutupan Jumat, angka ini lebih baik dari pembukaan pagi yang mencapai Rp 17.019 per dolar AS. Sentimen pelemahan mendominasi pasar mata uang Asia secara umum.

Peso Filipina mengalami penurunan terdalam, diikuti oleh baht Thailand, dolar Taiwan, dan yen Jepang. Dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang Asia yang mencatatkan penguatan terhadap dolar AS pada hari tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *