Rekomendasi Saham Teknikal: HEAL, MBMA, BREN

Shoesmart.co.id – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengukir rekor penutupan tertinggi sepanjang masa, melanjutkan tren penguatan impresif yang telah terjadi sejak awal tahun 2026.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melonjak signifikan sebesar 84,28 poin atau setara 0,94%, mengakhiri perdagangan Rabu (14/1) di level 9.032,58. Pencapaian luar biasa ini tidak hanya menjadi rekor baru, tetapi juga semakin menegaskan momentum positif yang menyelimuti pasar modal domestik.

Dengan potensi penguatan IHSG yang masih terbuka lebar, para investor disarankan untuk mencermati rekomendasi saham pilihan guna memaksimalkan peluang pada perdagangan Kamis (15/1/2026). Berikut adalah analisis teknikal dari sejumlah pakar pasar modal:

1. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)

Achmad Yaki dari BCA Sekuritas merekomendasikan Trading Buy untuk saham HEAL. Secara teknikal, pergerakan saham ini menunjukkan kemunculan pola black marubozu candle. Meskipun indikator RSI (Relative Strength Index) terpantau melemah dan stochastic mengalami dead cross, volume perdagangan saham HEAL justru terlihat meningkat signifikan. Investor dianjurkan untuk melakukan aksi beli jika harga mampu bertahan di atas kisaran Rp 1.360 – Rp 1.370 per saham. Pada penutupan perdagangan Rabu (14/1/2026), saham HEAL melemah 2,78% ke posisi Rp 1.400 per saham.

  • Rekomendasi: Trading Buy
  • Support: Rp 1.350
  • Resistance: Rp 1.495

2. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Untuk saham MBMA, Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, memberikan rekomendasi Sell on Strength. Analisis teknikal menunjukkan terbentuknya pola bearish counterattack candlestick pattern, yang mengindikasikan adanya potensi kenaikan terbatas (limited upside) atau bahkan tekanan jual. Selain itu, indikator RSI juga turut mendukung pandangan ini dengan menunjukkan kondisi extremely overbought. Pada perdagangan Rabu (14/1/2026), saham MBMA ditutup melemah tipis 0,65% pada level Rp 770 per saham.

  • Rekomendasi: Sell on Strength
  • Support: Rp 720
  • Resistance: Rp 820

BREN Chart by TradingView

3. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyarankan Buy on Weakness bagi saham BREN. Saham energi terbarukan ini berhasil menguat 4,89% ke level Rp 9.650, meski terpantau disertai tekanan jual. Menariknya, pergerakan BREN masih menunjukkan ketahanan dengan mampu berada di atas garis MA20. Herditya memperkirakan bahwa posisi BREN saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B. Pada perdagangan Rabu (14/1/2026), saham BREN ditutup menguat 4,89% menjadi Rp 9.650 per saham.

  • Rekomendasi: Buy on Weakness
  • Support: Rp 9.175
  • Resistance: Rp 9.900

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor penutupan tertinggi baru pada Rabu (14/1/2026), menguat 0,94% ke level 9.032,58, melanjutkan tren positif sejak awal tahun. Mengingat potensi penguatan pasar yang masih terbuka, investor disarankan untuk mencermati rekomendasi saham pilihan berdasarkan analisis teknikal.

Untuk PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), BCA Sekuritas merekomendasikan Trading Buy meskipun indikator RSI melemah, didukung volume perdagangan yang meningkat. Sebaliknya, Mirae Asset Sekuritas menyarankan Sell on Strength untuk PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) karena pola bearish dan kondisi extremely overbought. Sementara itu, MNC Sekuritas merekomendasikan Buy on Weakness bagi PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang menguat dan bertahan di atas MA20.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *