Shoesmart.co.id – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi signifikan pada penutupan perdagangan Senin (9/3/2026), terperosok 248,31 poin atau setara dengan 3,27% dan berakhir di level 7.337,36. Sentimen negatif ini tercermin dari pergerakan mayoritas saham, di mana 708 saham mengalami penurunan, hanya 68 saham yang berhasil mencatatkan kenaikan, dan 41 saham lainnya stagnan.
Pelemahan IHSG menyeret seluruh indeks sektoral ke zona merah. Sektor transportasi menjadi yang paling terpukul dengan penurunan sebesar 5,22%, diikuti oleh sektor barang baku yang terkoreksi 4,59%, dan sektor properti yang merosot 4,57%.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini cukup ramai dengan total volume mencapai 46,39 miliar saham, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 23,48 triliun.
Di tengah gejolak pasar, para analis memberikan rekomendasi teknikal untuk beberapa saham yang berpotensi menarik untuk diperhatikan pada perdagangan Selasa (10/3/2026). Berikut ulasan selengkapnya:
1. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
Menurut analisis teknikal, pergerakan saham BRMS memasuki area *golden ratio* Fibonacci retracement pada level 61,8%, atau berada dalam rentang harga Rp 700-Rp 800. Indikator Relative Strength Index (RSI) juga menunjukkan kondisi *oversold* atau jenuh jual. Pada perdagangan hari Senin (9/3/2026), saham BRMS ditutup melemah 5,62% ke level Rp 755 per saham.
Rekomendasi: *Speculative buy*
Support: Rp 690
Resistance: Rp 855
VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi
Harga Minyak Tembus US$100 per Barel, Saham Energi di BEI Berpotensi Diuntungkan
2. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)
Pergerakan saham CMRY saat ini sedang menguji formasi *three white soldiers* dengan peningkatan volume perdagangan. Namun, indikator RSI dan Stochastic menunjukkan kondisi *oversold*. Peluang *entry buy* dapat dipertimbangkan jika saham ini berhasil *rebound* di atas level Rp 4.370 – Rp 4.400 per saham. Pada penutupan perdagangan Senin (9/3/2026), saham CMRY terkoreksi 5,30% ke level Rp 4.470 per saham.
Rekomendasi: *Wait and See*
Support: Rp 4.340
Resistance: Rp 4.680
Head Online Trading BCA Sekuritas Achmad Yaki
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Saham BBRI mengalami koreksi sebesar 2,72% ke level Rp 3.570, disertai dengan peningkatan volume penjualan. Koreksi ini juga membentuk *gap*. Analis memperkirakan bahwa posisi BBRI saat ini berada pada bagian dari *wave (c)* dari *wave [ii]*. Pada perdagangan Senin (9/3/2026), saham BBRI ditutup melemah 2,72% ke level Rp 3.570 per saham.
Rekomendasi: *Buy on Weakness*
Support: Rp 3.500
Resistance: Rp 3.640
Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana
Ringkasan
IHSG mengalami penurunan signifikan pada penutupan perdagangan dengan mayoritas saham mengalami pelemahan. Sektor transportasi menjadi yang paling terpukul. Meskipun pasar bergejolak, analis memberikan rekomendasi teknikal untuk beberapa saham, yaitu BRMS (speculative buy), CMRY (wait and see), dan BBRI (buy on weakness).
Rekomendasi saham tersebut didasarkan pada analisis teknikal seperti Fibonacci retracement, indikator RSI dan Stochastic, serta formasi grafik. Level support dan resistance juga diperhitungkan untuk menentukan potensi entry dan exit point. Investor disarankan untuk mempertimbangkan rekomendasi ini dengan riset dan analisis pribadi.