Shoesmart.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren pelemahannya pada perdagangan hari ini, 10 Maret 2026. Pada penutupan perdagangan Senin (9/3/2026), IHSG mengalami penurunan signifikan sebesar 3,27% atau 248,31 poin, berakhir di level 7.337,36.
Herditya Wicaksana, Head of Retail Research MNC Sekuritas, menjelaskan bahwa koreksi IHSG ini terjadi seiring dengan peningkatan volume penjualan, dan telah mencapai area koreksi minimal di 7.391. “Posisi IHSG saat ini berada dalam bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2). Oleh karena itu, perlu diperhatikan area 7.140 sebagai area koreksi berikutnya, dengan rentang 7.391–7.421,” jelasnya dalam riset yang dirilis pada Selasa (10/3/2026).
Sebelum membahas lebih jauh mengenai prediksi dan analisis teknikal, perlu diingat bahwa performa pasar modal dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk sentimen global. Sebagai informasi tambahan, Wall Street baru-baru ini ditutup menguat, didorong oleh harapan meredanya konflik di Timur Tengah.
Berikut ini adalah rekomendasi saham dari MNC Sekuritas yang dapat menjadi pertimbangan bagi para investor:
1. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
Saham ADRO terkoreksi sebesar 2,08% ke level Rp 2.350, disertai dengan volume pembelian yang cukup baik. Meskipun terkoreksi, pergerakan harga ADRO masih berada di atas MA20. Secara teknikal, posisi ADRO saat ini berada pada bagian dari wave iv dari wave (i) dari wave [iii].
* Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 2.220–Rp 2.280
* Target Harga: Rp 2.420, Rp 2.540
* Stop Loss: Di bawah Rp 2.170
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
BBRI mengalami koreksi sebesar 2,72% ke level Rp 3.570, dengan peningkatan volume penjualan yang menyertai. Koreksi ini juga menyebabkan terbentuknya gap pada grafik harga BBRI. Saat ini, posisi BBRI diperkirakan berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii].
* Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 3.540–Rp 3.570
* Target Harga: Rp 3.640, Rp 3.760
* Stop Loss: Di bawah Rp 3.500
3. PT Sentul City Tbk (BKSL)
Saham BKSL mengalami penurunan signifikan sebesar 9,40% ke level Rp 106, disertai dengan peningkatan volume penjualan. Secara teknikal, posisi BKSL saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3 dari wave (C).
* Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 104–Rp 106
* Target Harga: Rp 113, Rp 125
* Stop Loss: Di bawah Rp 102
4. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
ENRG terkoreksi sebesar 9,04% ke level Rp 1.660 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Posisi ENRG saat ini diperkirakan berada pada akhir dari wave (A).
* Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 1.545–Rp 1.630
* Target Harga: Rp 1.750, Rp 1.975
* Stop Loss: Di bawah Rp 1.510
Ringkasan
MNC Sekuritas memperkirakan IHSG akan melanjutkan pelemahan pada 10 Maret 2026 setelah mengalami penurunan signifikan sebelumnya. Analisis teknikal menunjukkan bahwa IHSG berada dalam area koreksi minimal dan perlu memperhatikan level 7.140 sebagai area koreksi berikutnya. Investor disarankan untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk sentimen global yang dapat memengaruhi pasar modal.
MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham untuk diperhatikan dengan strategi Buy on Weakness, yaitu ADRO, BBRI, BKSL, dan ENRG. Setiap rekomendasi disertai dengan level harga beli, target harga, dan stop loss. Analisis teknikal pada masing-masing saham menunjukkan posisi wave yang berbeda sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.