
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang solid, melanjutkan tren kenaikan yang signifikan. Pada penutupan perdagangan Jumat (9/1/2026), IHSG berhasil menguat sebesar 0,13%, menempatkannya pada posisi 8.936,75. Kinerja impresif ini turut didukung oleh kenaikan akumulatif sebesar 2,16% sepanjang pekan perdagangan sebelumnya, menegaskan momentum positif yang tengah terjadi.
Menyikapi pergerakan pasar ini, Analis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyampaikan pandangannya. Menurut Rosanova, setelah berhasil menembus level 8.916 pada perdagangan Jumat, IHSG kini memiliki potensi untuk menguji area support terdekat di level 8.839. Ia menambahkan, momentum penguatan indeks diperkirakan akan semakin solid dan kembali positif apabila IHSG mampu melewati serta bertahan di atas batas 8.995.
Untuk panduan investor, Rosanova juga memaparkan level-level kunci yang perlu dicermati. Area support penting IHSG saat ini terpantau berada pada level 8.839, diikuti oleh 8.714, 8.599, dan 8.493. Di sisi lain, level resistance krusial yang perlu ditembus untuk kelanjutan tren positif adalah 8.995, yang kemudian akan membuka jalur menuju 9.052, 9.123, dan 9.169.
Penguatan IHSG ini juga tercermin dari indikator teknikal. Pergerakan MACD (Moving Average Convergence Divergence) secara konsisten masih mengisyaratkan sinyal momentum bullish, menandakan optimisme pasar yang berkelanjutan.
IHSG Berpeluang Konsolidasi Menguat Hari Ini (12/1), Cek Sentimen yang Menopangnya
Mengingat prospek IHSG yang berpotensi konsolidasi menguat pada perdagangan Senin (12/1), penting bagi investor untuk mencermati sentimen-sentimen yang akan menopang pergerakannya. Untuk membantu Anda dalam mengambil keputusan investasi, berikut adalah ulasan lengkap mengenai beberapa rekomendasi saham pilihan yang patut diperhatikan untuk perdagangan hari ini:
1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
- Rekomendasi: Hold atau trading buy. Investor disarankan untuk mengakumulasi pada rentang harga Rp 3.420 – Rp 3.460, dengan target harga terdekat yang realistis di Rp 3.800 per saham.
2. PT Astra International Tbk (ASII)
- Rekomendasi: Hold. Jaga posisi dengan target harga terdekat di Rp 7.175 per saham.
3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
- Rekomendasi: Hold. Pertahankan kepemilikan saham ini dengan target harga terdekat di Rp 8.450 per saham.
ASII Chart by TradingView
4. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
- Rekomendasi: Buy on weakness. Manfaatkan koreksi untuk membeli pada rentang harga Rp 1.350 – Rp 1.390, dengan target harga terdekat di Rp 1.630 per saham.
5. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)
- Rekomendasi: Hold atau trading buy. Pertimbangkan untuk membeli atau menahan saham ini pada rentang harga Rp 2.500 – Rp 2.600, dengan target harga terdekat di Rp 2.900 per saham.
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja solid dengan penguatan 0,13% menjadi 8.936,75 pada penutupan Jumat (9/1/2026), didukung kenaikan kumulatif 2,16% dalam seminggu. Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyebut IHSG berpotensi menguji support 8.839 setelah menembus 8.916. Momentum penguatan akan lebih solid jika indeks bertahan di atas 8.995. Indikator teknikal MACD juga menunjukkan sinyal momentum bullish yang berkelanjutan.
Dengan prospek IHSG yang berpotensi konsolidasi menguat pada Senin (12/1), investor disarankan mencermati beberapa saham pilihan. Rekomendasi meliputi ANTM (Hold/trading buy di Rp 3.420-Rp 3.460, target Rp 3.800), ASII (Hold, target Rp 7.175), dan BBCA (Hold, target Rp 8.450). Selain itu, MEDC direkomendasikan Buy on weakness (Rp 1.350-Rp 1.390, target Rp 1.630) serta SMGR Hold/trading buy (Rp 2.500-Rp 2.600, target Rp 2.900).