KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi pada penutupan perdagangan Selasa (24/2/2026), dengan penurunan sebesar 115,24 poin atau 1,37% ke level 8.280,83.
Menanggapi pergerakan IHSG ini, Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan proyeksi. Dalam risetnya, Herditya menjelaskan bahwa dalam skenario yang paling optimis, jika IHSG mampu mempertahankan posisinya di atas level 8.170, maka indeks berpotensi untuk melanjutkan penguatan sebagai bagian dari wave (c) pada wave [x]. Target pengujian berada di area 8.440–8.503.
Meskipun demikian, Herditya mengingatkan para pelaku pasar untuk tetap waspada terhadap potensi koreksi lanjutan yang dapat menyeret IHSG ke rentang 8.149–8.217.
IHSG Diprediksi Melemah, Cek Rekomendasi ASII, BBCA, ISAT, PTBA & UNTR, Rabu (25/2)
“Level support IHSG berada di rentang 8.170 dan 8.025, sementara resistance berada di posisi 8.408 dan 8.596,” ungkap Herditya dalam riset yang dirilis pada Rabu (25/2/2026).
Selain memberikan gambaran mengenai pergerakan IHSG, MNC Sekuritas juga menyertakan sejumlah rekomendasi saham yang patut untuk diperhatikan oleh para investor. Berikut adalah daftar saham beserta analisanya:
1. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
Analisis: Saham ERAA terlihat menguat ke level Rp 428, didukung oleh peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi ERAA diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 1.
Rekomendasi: Speculative buy pada rentang harga Rp 416-Rp 422
Target harga: Rp 452 dan Rp 464
Stoploss: Di bawah Rp 412
Asing Net Buy Rp 1,3 Triliun Saat IHSG Ambruk, Cek Saham yang Diborong, Selasa (24/2)
2. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Analisis: Saham MBMA mengalami kenaikan sebesar 0,57% ke level 880, dengan volume pembelian yang masih mendominasi. Herditya memperkirakan, posisi MBMA saat ini sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (A).
Rekomendasi: Buy on weakness pada rentang harga Rp 815-Rp 865
Target harga: Rp 970 dan Rp 1.015
Stoploss: Di bawah Rp 765
3. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
Analisis: Saham RAJA terkoreksi 4,89% ke level 4,670, disertai dengan tekanan jual. Herditya memperkirakan, posisi RAJA saat ini sedang membentuk bagian dari wave [iv] dari wave 1.
Rekomendasi: Buy on weakness pada rentang harga Rp 4.130-Rp 4.540
Target harga: Rp 5.250 dan Rp 5.825
Stoploss: Di bawah Rp 3.990
Asing Net Buy Rp 1,3 Triliun Saat IHSG Ambruk, Cek Saham yang Diborong, Selasa (24/2)
4. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)
Analisis: Saham RATU terkoreksi 6,05% ke level 7,375, disertai dengan tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi RATU saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C dari wave (B).
Rekomendasi: Buy on weakness pada rentang harga Rp 6.625-Rp 6.975
Target harga: Rp 8.500 dan Rp 9.500
Stoploss: Di bawah Rp 5.750
Ringkasan
IHSG terkoreksi pada penutupan perdagangan Selasa (24/2/2026). Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas memperkirakan jika IHSG bertahan di atas 8.170, indeks berpotensi menguat ke 8.440–8.503, namun waspada koreksi lanjutan ke 8.149–8.217. Support IHSG berada di 8.170 dan 8.025, sementara resistance di 8.408 dan 8.596.
MNC Sekuritas memberikan rekomendasi saham untuk Rabu (25/2/2026) meliputi ERAA (speculative buy), MBMA (buy on weakness), RAJA (buy on weakness), dan RATU (buy on weakness). Analisis beserta target harga dan stoploss untuk masing-masing saham juga disertakan dalam riset tersebut.