RALS Jual 203 Juta Saham Buyback di Pasar Negosiasi: Ada Apa?

JAKARTA. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) berencana menjual kembali 203.513.800 lembar saham yang sebelumnya dibeli kembali (buyback) pada periode 21 Agustus 2015 hingga 24 November 2015. Langkah ini diambil sejalan dengan Surat Edaran OJK (SEOJK) NO 22/SEOJK.04/2015, yang mengatur buyback saham dalam kondisi pasar yang mengalami fluktuasi signifikan.

Menurut Andreas Lesmana, Direktur Ramayana Lestari Sentosa, penjualan saham hasil buyback ini akan dilakukan di luar Bursa Efek Indonesia (BEI). Penerima saham tersebut adalah PT Ramayana Makmursentosa. “Ramayana Makmursentosa memiliki hubungan afiliasi dengan RALS sebagai pemegang saham utama,” jelas Andreas dalam keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (27/2/2026).

Ramayana Makmursentosa sendiri bergerak di berbagai bidang usaha, meliputi real estat yang dimiliki sendiri maupun disewakan, arena bermain, hotel bintang, dan fasilitas lapangan. “Waktu pelaksanaan penjualan saham ini adalah 14 hari setelah keterbukaan informasi, yaitu mulai tanggal 27 Maret 2026,” imbuh Andreas.

Pada perdagangan Senin (2/3/2026) hingga pukul 11.56 WIB, saham RALS terpantau mengalami penurunan sebesar 0,8% menjadi Rp 496 per saham. Meskipun demikian, secara bulanan, saham RALS masih mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 11,71%.

Ringkasan

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) akan menjual kembali 203.513.800 lembar saham hasil buyback yang dilakukan pada tahun 2015. Penjualan ini sesuai dengan SEOJK NO 22/SEOJK.04/2015 terkait buyback saham dan akan dilakukan di luar Bursa Efek Indonesia.

Penerima saham tersebut adalah PT Ramayana Makmursentosa, yang merupakan pihak afiliasi RALS sebagai pemegang saham utama dan bergerak di bidang real estat, arena bermain, hotel, dan fasilitas lapangan. Penjualan saham akan dilaksanakan 14 hari setelah keterbukaan informasi, mulai 27 Maret 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *