RAJA Milik Happy Hapsoro Siapkan Dana Buyback Saham, Peluang?

Shoesmart.co.id JAKARTA. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), emiten yang bergerak di sektor energi, mengumumkan rencana buyback saham tanpa melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Aksi korporasi ini akan dimulai pada 28 Januari 2026.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (28/1/2026) malam, manajemen RAJA mengungkapkan bahwa mereka telah menyiapkan dana sebesar Rp 250 miliar untuk program buyback ini. Dana tersebut berasal dari kas internal perusahaan yang dianggap sebagai dana lebih dan tidak akan mengganggu kelancaran operasional perusahaan.

“Dengan memanfaatkan kas internal, kegiatan buyback ini diperkirakan tidak akan berdampak signifikan terhadap kinerja usaha dan pendapatan RAJA, mengingat saldo laba dan arus kas perusahaan saat ini dalam kondisi yang memadai,” demikian pernyataan resmi dari manajemen RAJA.

Emiten Happy Hapsoro, Rukun Raharja (RAJA) Akuisisi Dua Perusahaan Grup Hafar

Alokasi dana sebesar Rp 250 miliar ini mencakup seluruh biaya yang akan dikeluarkan RAJA selama periode buyback, yang berlangsung mulai 28 Januari 2026 hingga 28 April 2026. Biaya-biaya tersebut meliputi biaya transaksi, biaya perantara, serta biaya-biaya lain yang terkait langsung dengan proses buyback.

Jumlah saham yang akan dibeli kembali oleh RAJA tidak akan melebihi 20% dari total modal yang telah ditempatkan. Namun, perusahaan tetap memastikan bahwa jumlah saham yang beredar di publik tetap memenuhi persyaratan minimum, yaitu sebesar 7,5%.

RAJA Chart by TradingView

Rukun Raharja (RAJA) Godok Sederet Aksi Korporasi, Simak Rekomendasi Sahamnya

Pada perdagangan hari Rabu (28/1), saham RAJA mengalami penurunan tajam sebesar 15% atau setara dengan 810 poin, sehingga ditutup pada level Rp 4.590 per saham. Secara year to date (ytd), saham RAJA telah terkoreksi sebesar 27,14%, menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Ringkasan

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) akan melakukan buyback saham mulai 28 Januari 2026, tanpa melalui RUPS. Perusahaan telah menyiapkan dana sebesar Rp 250 miliar dari kas internal untuk aksi korporasi ini. Manajemen RAJA meyakini buyback tidak akan berdampak signifikan terhadap kinerja dan pendapatan perusahaan.

Alokasi dana Rp 250 miliar mencakup seluruh biaya buyback hingga 28 April 2026. Jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan, namun tetap memenuhi persyaratan minimum saham publik 7,5%. Pada perdagangan 28 Januari, saham RAJA turun 15% menjadi Rp 4.590 per saham, dengan koreksi year to date sebesar 27,14%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *