Prajogo Pangestu Borong 5 Juta Saham BRPT Saat Harga Anjlok

Shoesmart.co.id – JAKARTA. Konglomerat Prajogo Pangestu kembali menunjukkan keyakinannya terhadap prospek bisnis PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan menambah kepemilikan sahamnya di emiten pertambangan tersebut. Aksi korporasi ini semakin mempertegas dominasi Prajogo di perusahaan yang berada di bawah kendalinya.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Prajogo Pangestu telah memborong sebanyak 5 juta lembar saham BRPT melalui serangkaian transaksi yang dilakukan dalam lima tahap pada tanggal 23 Januari 2026.

Sebagai informasi tambahan, sentimen pasar saham pada pekan lalu diwarnai aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing senilai Rp 3,05 triliun. Data saham mana saja yang paling banyak dilepas asing bisa menjadi pertimbangan investor.

Harga pembelian saham BRPT oleh Prajogo bervariasi, berkisar antara Rp 2.560 hingga Rp 2.600 per saham. Dengan demikian, total nilai transaksi pembelian saham ini diperkirakan mencapai antara Rp 12,8 miliar hingga Rp 13 miliar.

Dalam keterbukaan informasinya pada hari Jumat, 23 Januari 2026, Prajogo menyatakan bahwa transaksi ini dilakukan dengan tujuan investasi dan berstatus kepemilikan langsung.

Dengan adanya transaksi pembelian ini, kepemilikan saham BRPT oleh Prajogo Pangestu mengalami peningkatan. Semula, ia memegang 66.901.030.165 saham atau setara dengan 71,363%. Kini, kepemilikannya bertambah menjadi 66.906.030.165 saham atau sekitar 71,3685%.

Perlu dicatat bahwa sebelumnya, pada tanggal 15 Januari 2026, Prajogo juga telah melakukan pembelian 3 juta saham BRPT dengan harga transaksi di level Rp 2.830 per saham. Nilai transaksi pada saat itu mencapai sekitar Rp 8,49 miliar.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan hari Jumat (23/1), harga saham BRPT tercatat mengalami penurunan sebesar 5,82% ke level Rp 2.590 per saham. Kondisi IHSG secara umum dalam sepekan terakhir juga mengalami penurunan signifikan sebesar 1,37%, menjadi perhatian para pelaku pasar.

Ringkasan

Prajogo Pangestu, melalui serangkaian transaksi pada 23 Januari 2026, membeli 5 juta lembar saham BRPT dengan harga antara Rp 2.560 hingga Rp 2.600 per saham, menghabiskan sekitar Rp 12,8 miliar hingga Rp 13 miliar. Tujuan pembelian saham ini adalah untuk investasi dengan status kepemilikan langsung.

Dengan pembelian ini, kepemilikan saham Prajogo di BRPT meningkat dari 71,363% menjadi 71,3685%. Pembelian ini terjadi di tengah penurunan harga saham BRPT dan kondisi IHSG yang melemah. Sebelumnya, pada 15 Januari 2026, Prajogo juga telah membeli 3 juta saham BRPT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *