Shoesmart.co.id , JAKARTA — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) telah resmi mengumumkan jadwal pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Para investor yang ingin berpartisipasi diharapkan mencermati tanggal-tanggal penting, di mana cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 30 April 2026.
Menurut keterangan resmi Corporate Secretary PGEO, Kitty Andhora, melalui keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), investor yang berhak atas dividen adalah pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham (recording date) per 5 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Keputusan pembagian dividen ini merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa, 21 April 2026, yang menetapkan total dividen sebesar US$123,9 juta atau setara US$49,4423 per saham.
Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen PGEO yang perlu diperhatikan:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 30 April 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 4 Mei 2026
- Cum dividen pasar tunai: 5 Mei 2026
- Ex dividen pasar tunai: 6 Mei 2026
- Recording date: 5 Mei 2026
- Pembayaran dividen: 22 Mei 2026
Pembagian dividen yang atraktif ini didasari oleh kinerja keuangan PGEO yang solid dan mengesankan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2025, perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar US$432,73 juta.
Direktur Keuangan PGEO, Yurizki Rio, menjelaskan bahwa capaian pendapatan tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 6,29% secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dari realisasi US$407,12 juta pada tahun 2024. “Capaian ini menunjukkan kinerja PGE yang tetap berada pada jalur yang sehat, mencerminkan fundamental keuangan perseroan yang kuat. Kondisi tersebut turut didukung oleh kinerja operasional yang mencatatkan produksi tertinggi sepanjang sejarah atau all-time high dengan kenaikan produksi sebesar 5,6% pada 2025,” tegasnya, menggarisbawahi posisi PGEO yang kokoh di sektor panas bumi.
Secara keseluruhan, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. membukukan laba bersih impresif sebesar US$137,67 juta, atau sekitar Rp2,34 triliun, sepanjang tahun 2025. Selain itu, perseroan juga berhasil mempertahankan total aset yang kuat sebesar US$3,03 miliar, serta posisi kas dan setara kas yang mencapai US$718,50 juta pada akhir tahun lalu, menegaskan stabilitas dan potensi pertumbuhan PGEO di pasar modal.