PGAS Targetkan Volume Niaga Gas Tinggi di Tengah Kenaikan Permintaan

Shoesmart.co.id, JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menargetkan pertumbuhan penyaluran gas bumi sebesar 4% atau setara 877 BBTUD ke berbagai segmen pelanggan. Optimisme ini didorong oleh meningkatnya permintaan dari kawasan industri dan pelanggan baru, terutama di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Untuk memenuhi permintaan yang terus bertumbuh, PGN akan memperkuat layanan gas bumi dengan penyaluran LNG. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkokoh operasional sebagai fondasi utama dalam melayani kebutuhan energi pelanggan.

“Fokus PGN di tahun 2026 adalah memperkuat operasional sebagai investasi jangka panjang untuk menjamin keandalan layanan. Kami memiliki harapan besar untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan pusat-pusat ekonomi dengan gas bumi,” jelas Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, dalam keterangan tertulis pada Rabu (11/3/2026).

Fitch Pertahankan Rating dan Outlook PGN (PGAS) di Level Investment Grade

Guna mencapai target tersebut, PGN tengah mengakselerasi sejumlah inisiatif strategis. Inisiatif ini meliputi penguatan infrastruktur transmisi, distribusi, dan regasifikasi. Pengembangan ini berfokus pada perluasan jangkauan layanan melalui customer attachment yang menyasar sektor komersial dan industri di berbagai skala usaha.

Selain itu, PGN juga sedang menyelesaikan proyek infrastruktur krusial, seperti Pipa Cikampek – Plumpang, rencana penambahan jalur Pipa Distribusi Sei Mangkei, serta pengembangan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG.

Dalam upaya memperluas akses energi bersih ke rumah tangga, PGN mempercepat pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Sumatera dan Jawa. Langkah ini diiringi dengan inovasi infrastruktur midstream melalui moda beyond pipeline, seperti CNG cylinder, LNG Hub retail, trucking, dan Vertical Gas Liquid (VGL) tank.

Sebagai pelengkap inovasi tersebut, PGN memperkuat infrastruktur LNG melalui optimalisasi fasilitas Hub & Storage Arun. Fasilitas ini telah dilengkapi dengan sistem keamanan yang prima. Perusahaan juga berencana melakukan ekspansi pengembangan fasilitas LNG ke wilayah Indonesia Timur untuk mendukung sektor kelistrikan.

PGN juga terus menjalankan inisiatif low emission sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan. Hal ini diimplementasikan melalui pengembangan renewable & natural gas products for Green Energy Business, seperti biomethane dan gas derivatives.

“Dalam pelaksanaan pengembangan proyek strategis di tahun 2026, PGN terus berupaya optimal dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun perusahaan,” pungkas Fajriyah.

Ringkasan

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menargetkan pertumbuhan penyaluran gas bumi sebesar 4% pada tahun 2026, didorong oleh meningkatnya permintaan dari sektor industri dan pelanggan baru, terutama di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Untuk mencapai target ini, PGN akan memperkuat layanan gas bumi melalui penyaluran LNG dan memperkuat infrastruktur transmisi, distribusi, dan regasifikasi.

Selain itu, PGN tengah menyelesaikan proyek infrastruktur krusial seperti Pipa Cikampek – Plumpang dan pengembangan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG. PGN juga mempercepat pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) dan memperkuat infrastruktur LNG melalui optimalisasi fasilitas Hub & Storage Arun. PGN juga berkomitmen pada keberlanjutan melalui pengembangan renewable & natural gas products for Green Energy Business.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *