PT PP (PTPP) Kantongi Rating idBBB+ dari Pefindo, Bagaimana Prospeknya?
JAKARTA, Shoesmart.co.id – PT PP Tbk (PTPP) baru-baru ini mengumumkan hasil pemeringkatan perusahaan dan efek utangnya yang dilakukan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Hasilnya, Pefindo menetapkan peringkat idBBB+ dengan outlook negatif untuk PTPP.
Menurut Direktur Utama Pefindo, Irmawati, peringkat idBBB menunjukkan bahwa PTPP memiliki kemampuan yang memadai untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, jika dibandingkan dengan obligor lain di Indonesia. “Walaupun demikian, kemampuan obligor masih berpotensi terpengaruh oleh perubahan kondisi ekonomi yang kurang baik,” jelasnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/3).
Obligasi Berkelanjutan IV Tahun 2024 Juga Mendapatkan Peringkat Serupa
Lebih lanjut, Direktur Keuangan PTPP, Agus Purbianto, menjelaskan bahwa Obligasi Berkelanjutan IV Tahun 2024 juga mendapatkan rating idBBB+ dari Pefindo. Obligasi dengan nilai maksimum Rp 3 triliun ini diterbitkan dalam jangka waktu 2 tahun, terhitung sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran (24 Juni 2024) hingga 24 Juni 2026.
Selain obligasi baru, Pefindo juga memberikan peringkat idBBB+ untuk sejumlah obligasi lainnya, yaitu Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri B, Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap II Tahun 2022 Seri B, Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap III Tahun 2023, dan Obligasi Berkelanjutan IV PTPP Tahap I Tahun 2024. Total nilai keempat obligasi ini mencapai Rp 1,99 triliun.
Irmawati menambahkan bahwa efek utang dengan peringkat idBBB mengindikasikan parameter proteksi yang memadai dibandingkan efek utang lainnya di Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa “kondisi ekonomi yang memburuk atau perubahan keadaan yang terus-menerus dapat memperlemah kemampuan emiten dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya atas efek utang.”
Bagaimana dengan Sukuk Mudharabah PTPP?
Tak hanya obligasi, Pefindo juga memberikan peringkat idBBB+(sy) untuk Sukuk Mudharabah I Tahap I Tahun 2023 Seri B, Sukuk Mudharabah I Tahap II Tahun 2022 Seri B, dan Sukuk Mudharabah I Tahap III Tahun 2023. Total nilai ketiga sukuk ini adalah Rp 531,75 miliar.
Seluruh hasil pemeringkatan dari Pefindo ini berlaku efektif sejak tanggal 6 Maret 2026 hingga 1 Maret 2027. Peringkat ini tentu menjadi acuan penting bagi investor dalam mempertimbangkan investasi pada instrumen utang yang diterbitkan oleh PTPP. Dengan peringkat idBBB+, PTPP dinilai memiliki kemampuan yang cukup baik dalam memenuhi kewajiban keuangannya, meskipun tetap ada faktor risiko yang perlu diperhatikan, terutama terkait dengan kondisi ekonomi.
Ringkasan
PT PP (PTPP) mendapatkan peringkat idBBB+ dari Pefindo dengan outlook negatif. Peringkat ini menunjukkan kemampuan PTPP dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang, namun berpotensi terpengaruh kondisi ekonomi yang kurang baik. Obligasi Berkelanjutan IV Tahun 2024 PTPP juga mendapatkan peringkat serupa, dengan nilai maksimum Rp 3 triliun dan jangka waktu 2 tahun.
Selain obligasi baru, beberapa obligasi dan sukuk PTPP lainnya juga mendapatkan peringkat idBBB+ dari Pefindo. Peringkat ini berlaku efektif hingga 1 Maret 2027 dan menjadi acuan bagi investor dalam mempertimbangkan investasi pada instrumen utang PTPP. Walaupun memiliki kemampuan yang cukup baik, kondisi ekonomi yang memburuk tetap menjadi faktor risiko yang perlu diperhatikan.