Perang Iran Memanas, IHSG Hari Ini Bergerak di Level Ini?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak dalam rentang 6.900 hingga 7.050 pada pembukaan perdagangan hari Rabu (8 Mei). Pada perdagangan sebelumnya, Selasa (7 Mei), IHSG ditutup melemah 18,4 poin atau 0,26 persen, berakhir di level 6.971,027.

Analis dari Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG akan melanjutkan konsolidasinya di kisaran 6.900-7.050. Sentimen negatif yang membebani pasar berasal dari ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, khususnya menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump kepada Iran untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. “Ketidakpastian mengenai potensi gencatan senjata antara AS dan Iran juga menjadi faktor yang memengaruhi sentimen pasar,” jelas analis Phintraco.

Di sisi lain, harapan IHSG dibuka pada level 7.050 didorong oleh upaya Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam membenahi infrastruktur perdagangan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas transaksi di pasar modal Indonesia. BEI sendiri optimis bahwa proses evaluasi terhadap sistem perdagangan dengan skema Full Call Auction (FCA) dapat diselesaikan pada kuartal II tahun 2026.

“Evaluasi terhadap skema FCA ini bukanlah tindakan parsial, melainkan bagian penting dari agenda reformasi besar pasar modal Indonesia yang sedang berjalan,” demikian pernyataan dari analis Phintraco.

Untuk rekomendasi saham pada perdagangan Rabu (8 Mei), Phintraco Sekuritas menjagokan beberapa nama, di antaranya ESSA, AKRA, BRPT, CPIN, dan JPFA.

Sementara itu, MNC Sekuritas memiliki proyeksi yang lebih bervariasi untuk pergerakan IHSG pada hari yang sama. Mereka memperkirakan IHSG berpotensi melemah ke rentang 6.745-6.849, namun juga memiliki potensi menguat ke level 7.323-7.450.

“Skenario terbaiknya adalah IHSG telah menyelesaikan gelombang A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan menuju 7.323-7.450,” tulis analis MNC Sekuritas.

Untuk rekomendasi saham, MNC Sekuritas menjagokan AKRA, BMRI, CMRY, dan INKP.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Artikel ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu.

Ringkasan

IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 6.900-7.050 pada perdagangan Rabu (8 Mei), melanjutkan konsolidasi setelah ditutup melemah di hari sebelumnya. Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait Iran, menjadi sentimen negatif yang membebani pasar. Harapan penguatan didorong oleh upaya BEI dalam membenahi infrastruktur perdagangan untuk meningkatkan kualitas transaksi.

Beberapa analis memberikan proyeksi berbeda, dengan MNC Sekuritas memprediksi potensi pelemahan IHSG ke 6.745-6.849, namun juga potensi penguatan ke 7.323-7.450. Rekomendasi saham dari Phintraco Sekuritas meliputi ESSA, AKRA, BRPT, CPIN, dan JPFA, sementara MNC Sekuritas menjagokan AKRA, BMRI, CMRY, dan INKP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *