Norwegia Borong Saham 20 Emiten RI: AKRA, CTRA, WIFI Masuk Daftar!

Shoesmart.co.id, JAKARTA — Terbukanya data kepemilikan saham di atas 1% pada berbagai emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) bak membuka ‘kotak pandora’, menghadirkan sejumlah informasi menarik. Salah satunya adalah terungkapnya posisi Pemerintah Norwegia (Government of Norway) sebagai investor di 20 perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di BEI.

Berdasarkan data kepemilikan saham di atas 1% per 27 Februari 2026 yang dirilis oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Government of Norway tercatat memiliki saham di 20 emiten dengan berbagai latar belakang industri. Investasi mereka tersebar di berbagai sektor, mulai dari properti, pertambangan mineral logam, ritel, makanan dan minuman, hingga sektor teknologi dan perbankan.

Sektor properti tampaknya menjadi salah satu fokus utama investasi Pemerintah Norwegia. Di sektor ini, mereka tercatat menggenggam saham PT Sentul City Tbk. (BKSL) sebanyak 1,94 miliar lembar (1,16%), PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) 335,4 juta lembar (1,58%), PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) 458,22 juta lembar (2,47%), PT Jababeka Tbk. (KIJA) 258,04 juta lembar (1,24%), dan PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) 319,19 juta saham (1,93%).

Selain sektor properti, Pemerintah Norwegia juga menanamkan modalnya di sektor pertambangan mineral logam. Investasi mereka meliputi saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) sebanyak 129,22 juta lembar (1,23%) dan PT Timah Tbk. (TINS) 82,54 juta saham (1,11%).

Sebagai investor asing, Pemerintah Norwegia juga memiliki saham di beberapa perusahaan ritel terkemuka. Mereka tercatat sebagai pemilik saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) sejumlah 175,63 juta lembar (1,06%), PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI) 402,76 juta lembar (1,2%), dan PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) 368,6 juta saham (2,31%).

Menariknya, Government of Norway memiliki porsi kepemilikan saham di atas 2% pada beberapa emiten. Ini termasuk saham PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) sebanyak 608,24 juta lembar (3,03%), PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) 206,37 juta lembar (2,68%), dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) 337,69 juta saham (2,43%).

Berikut adalah daftar lengkap saham yang dimiliki oleh Pemerintah Norwegia (per 27 Februari 2026):

Kode Saham

Jumlah

Persentase

AKRA

608.248.800

3,03%

ARNA

109.174.800

1,49%

ASSA

61.702.900

1,67%

BKSL

1.943.443.000

1,16%

BSDE

335.404.600

1,58%

BTPS

206.369.400

2,68%

CTRA

458.223.297

2,47%

ERAA

368.602.400

2,31%

INCO

129.222.884

1,23%

KIJA

258.043.200

1,24%

MAPI

175.632.500

1,06%

MIDI

402.767.800

1,2%

MIKA

337.692.000

2,43%

MPMX

45.000.000

1,03%

MSTI

45.386.800

1,45%

MYOR

348.466.675

1,56%

PNLF

474.839.200

1,48%

SMRA

319.193.466

1,93%

TINS

82.548.300

1,11%

WIFI

82.000.000

1,54%

Sumber: KSEI.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Ringkasan

Berdasarkan data KSEI per 27 Februari 2026, Pemerintah Norwegia (Government of Norway) tercatat sebagai investor di 20 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). Investasi tersebut tersebar di berbagai sektor, termasuk properti (BKSL, BSDE, CTRA, KIJA, SMRA), pertambangan mineral logam (INCO, TINS), dan ritel (MAPI, MIDI, ERAA).

Beberapa emiten memiliki porsi kepemilikan saham di atas 2% oleh Pemerintah Norwegia, seperti AKRA (3,03%), BTPS (2,68%), dan MIKA (2,43%). Selain itu, WIFI juga termasuk dalam daftar saham yang dimiliki oleh Pemerintah Norwegia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *