
Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren korektifnya pada perdagangan hari Kamis, 22 Januari 2026. Meskipun sempat bergerak di zona hijau, indeks kebanggaan pasar modal Indonesia ini akhirnya ditutup dengan pelemahan tipis.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diakses melalui RTI, IHSG tercatat melemah 0,20% atau kehilangan 18,14 poin, mengakhiri sesi perdagangan di level 9.992,18. Sepanjang hari, pergerakan IHSG didominasi di teritori positif, namun tekanan jual yang meningkat menjelang penutupan pasar menyeret indeks kembali ke zona merah.
IHSG Ditutup Tembus Level 9.000, Ini Respon BEI
Dalam rentang perdagangan hari itu, IHSG bergerak fluktuatif antara level terendah 8.992 dan level tertinggi 9.109. Aktivitas perdagangan saham di BEI mencatatkan total volume mencapai 72,18 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 38,06 triliun. Secara keseluruhan, 331 saham mengalami penurunan harga yang menekan indeks, sementara 345 saham berhasil menguat, dan 128 saham lainnya berakhir stagnan.
Sentimen negatif turut diperparah oleh aksi jual bersih yang dilakukan oleh investor asing. Tercatat investor asing membukukan net sell atau jual bersih sebesar Rp 1,33 triliun di seluruh pasar, sebuah angka yang cukup signifikan dalam mempengaruhi pergerakan indeks.
IHSG Melemah pada Jumat (17/10/2025), Begini Kata Direktur Utama BEI
Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai jual bersih (net sell) terbesar oleh investor asing pada perdagangan Kamis:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 959,34 miliar
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 317,15 miliar
3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp 127,15 miliar
4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 122,19 miliar
5. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 106,95 miliar
6. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) senilai Rp 74,62 miliar
7. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) senilai Rp 67,1 miliar
8. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) senilai Rp 64,54 miliar
9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) senilai Rp 58,54 miliar
10. PT Petrosea Tbk (PTRO) senilai Rp 54,96 miliar
BBCA Chart by TradingView
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah tipis sebesar 0,20% atau 18,14 poin pada perdagangan Kamis, 22 Januari 2026, ditutup di level 9.992,18. Meskipun sempat bergerak positif, tekanan jual menjelang penutupan pasar menyeret indeks ke zona merah. Aktivitas perdagangan mencatat nilai transaksi Rp 38,06 triliun, dengan 331 saham melemah.
Pelemahan IHSG ini dipicu oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai Rp 1,33 triliun di seluruh pasar. Saham-saham perbankan besar seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net sell Rp 959,34 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak dilepas asing. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga masuk daftar saham dengan jual bersih signifikan.