Net Buy Asing Rp 2,23 Triliun: Efek Crossing Saham SGRO Mendorong?

Shoesmart.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan jual pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, terkoreksi sebesar 1,62% menjadi 7.585,69 dibandingkan hari sebelumnya. Secara kumulatif dalam sepekan, IHSG tercatat melemah cukup signifikan, yakni sebesar 7,89%.

Menariknya, pelemahan IHSG yang cukup dalam ini tidak serta merta memicu aksi jual besar-besaran oleh investor asing. Data menunjukkan bahwa sepanjang pekan lalu, investor asing justru mencatatkan net buy atau beli bersih senilai Rp 2,23 triliun. Lonjakan nilai beli bersih ini didorong oleh transaksi crossing saham yang signifikan pada saham PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO), mencapai Rp 4,7 triliun.

Namun, perlu dicatat bahwa di luar transaksi besar di saham SGRO, investor asing sebenarnya cenderung melakukan aksi jual bersih setiap harinya sepanjang pekan lalu. Pada hari Jumat (6 Maret 2026), misalnya, asing tercatat melakukan jual bersih sebesar Rp 263 miliar. Hal ini menunjukkan dinamika pasar yang kompleks, di mana satu transaksi besar dapat memberikan dampak signifikan terhadap keseluruhan angka net buy.

Saham-saham yang menjadi incaran investor asing selama sepekan terakhir, selain dipengaruhi oleh transaksi crossing SGRO, juga meliputi beberapa emiten berikut:

  1. Prime Agri Resources (SGRO) Rp 4,7 triliun
  2. Bukit Asam (PTBA) Rp 308,5 miliar
  3. Indo Tambangraya Megah (ITMG) Rp 263,5 miliar
  4. Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) Rp 211,2 miliar
  5. Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Rp 196,4 miliar

Sebaliknya, beberapa saham mengalami tekanan jual dari investor asing selama periode yang sama:

  1. Medco Energi Internasional (MEDC) Rp 843,5 miliar
  2. Bank Central Asia (BBCA) Rp 684,1 miliar
  3. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 517,2 miliar
  4. Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 462,6 miliar
  5. Bakrie & Brothers (BNBR) Rp 448,2 miliar

Ringkasan

IHSG mengalami koreksi signifikan sebesar 1,62% pada penutupan perdagangan akhir pekan dan melemah 7,89% sepanjang pekan. Meskipun demikian, investor asing mencatatkan *net buy* sebesar Rp 2,23 triliun. Lonjakan ini didorong oleh transaksi *crossing* saham SGRO yang mencapai Rp 4,7 triliun.

Di luar transaksi SGRO, investor asing cenderung melakukan aksi jual bersih setiap hari, misalnya pada hari Jumat dengan nilai Rp 263 miliar. Selain SGRO, saham PTBA, ITMG, NSSS, dan CBDK juga menjadi incaran. Sebaliknya, saham MEDC, BBCA, BBRI, BBNI, dan BNBR mengalami tekanan jual dari investor asing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *