Senin, 9 September 2025, menjadi hari yang sarat emosi bagi Kementerian Keuangan. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan yang telah memimpin selama lebih dari dua dekade, resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Purbaya Yudhi Sadewa. Prosesi serah terima jabatan di Gedung Djuanda I diwarnai suasana haru yang mendalam.
Begitu prosesi selesai, ratusan pegawai Kemenkeu memenuhi aula dan lobi gedung. Mereka membentuk barisan panjang, mengiringi langkah Sri Mulyani keluar kantor yang telah menjadi rumahnya selama bertahun-tahun. Mengenakan busana merah muda dan menggenggam setangkai mawar putih, Sri Mulyani berjalan perlahan di tengah sambutan emosional para pegawai.
Suara syahdu Mars Kementerian Keuangan, “Bahasa Kalbu”, “Karena Cinta”, dan bahkan “You’ll Be In My Heart” mengalun, mengiringi langkah Menteri Keuangan yang terhormat. Seruan dan nyanyian ratusan pegawai yang menggema membuat Sri Mulyani tak kuasa menahan air mata. Ia bahkan menyenderkan kepala di pundak suaminya, Tonny Sumartono, seakan mencari kekuatan di tengah perpisahan yang menyentuh.
Iring-iringan pegawai seakan tak berujung, membentang hingga keluar gedung. Sebagian memberikan bunga, sebagian lain membawa bingkisan, dan banyak yang ingin mengabadikan momen berharga bersama Sri Mulyani. “Sukses selalu Ibu! Terima kasih Ibu!” teriak mereka berulang kali, semakin mengentalkan suasana haru biru.
Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, turut mendampingi hingga Sri Mulyani sampai di mobil jemputannya. Lobi Gedung Djuanda I sesak oleh pegawai yang ingin mengucapkan selamat tinggal kepada sosok yang mereka anggap bukan hanya atasan, tetapi juga seorang ibu. Tangis, seruan, dan tepuk tangan berbaur menjadi satu, menciptakan momen perpisahan yang tak terlupakan.
Salah seorang pegawai mengungkapkan perasaannya kepada kumparan, “Iya sedih, soalnya saya sudah 21 tahun (kerja) sama Ibu (Sri Mulyani). Udah serasa Ibu sendiri di sini.” Ungkapan ini merepresentasikan rasa hormat dan kasih sayang mendalam yang dimiliki para pegawai kepada Sri Mulyani.
Sebelum meninggalkan Gedung Kemenkeu, Sri Mulyani menyampaikan pesan singkat dalam keterangan pers, “Terima kasih, untuk semuanya yang telah meliput Kementerian Keuangan. Saya beserta seluruh jajaran hari ini pasti banyak kekurangan dalam berinteraksi dan mohon maaf kalau ada hal-hal yang kurang berkenan.” Kata-kata tersebut menunjukkan kerendahan hati dan rasa terima kasihnya.
Penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan baru oleh Presiden Prabowo Subianto diumumkan pada Senin (8/9) dan dilantik di Istana Negara, Jakarta Pusat. Purbaya, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), bukanlah sosok asing di dunia keuangan Indonesia.
Ringkasan
Sri Mulyani Indrawati resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Menteri Keuangan pada 9 September 2025, disambut haru oleh ratusan pegawai Kementerian Keuangan. Prosesi perpisahan di Gedung Djuanda I diwarnai dengan iringan musik, tangis, dan ucapan terima kasih dari para pegawai yang menganggap Sri Mulyani sebagai sosok ibu bagi mereka.
Para pegawai Kemenkeu mengiringi Sri Mulyani keluar gedung, memberikan bunga dan bingkisan sebagai tanda perpisahan. Sri Mulyani menyampaikan pesan singkat berisi rasa terima kasih dan permintaan maaf. Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Ketua Dewan Komisioner LPS, telah ditunjuk sebagai Menteri Keuangan yang baru.