JAKARTA, Shoesmart.co.id – Kabar gembira bagi para pemegang saham PT Lautan Luas Tbk (LTLS)! Emiten ini akan membagikan dividen dengan total nilai mencapai Rp 45,40 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Setiap pemegang saham LTLS akan menerima dividen tunai sebesar Rp 31 per saham.
Keputusan pembagian dividen ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 7 Mei 2026. Total saham LTLS yang beredar tercatat sebanyak 1.464.688.800 lembar, setelah dikurangi saham treasury.
Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen LTLS yang perlu dicatat:
- Cum dividen (Pasar Reguler dan Negosiasi): 19 Mei 2026
- Ex dividen (Pasar Reguler dan Negosiasi): 20 Mei 2026
- Cum dividen (Pasar Tunai): 21 Mei 2026
- Recording date: 21 Mei 2026
- Ex dividen (Pasar Tunai): 22 Mei 2026
- Pembayaran dividen: 29 Mei 2026
Eurike Hadijaya, Head of Investor Relations, Corporate Communications, Environmental, Social & Governance (ESG) Lautan Luas, mengungkapkan bahwa LTLS mampu menjaga kinerja solid di tengah ketidakpastian global. Dinamika geopolitik, fragmentasi perdagangan, serta volatilitas harga komoditas menjadi tantangan tersendiri.
Sepanjang tahun 2025, LTLS berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 8,8 triliun dengan laba bersih mencapai Rp 149,45 miliar.
Dengan pencapaian tersebut, total nilai dividen yang dibagikan setara dengan 30,37% dari laba bersih tahun 2025. Selain alokasi untuk dividen tunai, LTLS juga menyisihkan Rp 200 juta sebagai dana cadangan. Sisanya akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha perseroan.
Eurike menambahkan bahwa pada tahun 2025, LTLS mencatatkan EBITDA sebesar Rp 573 miliar. Dari sisi fundamental keuangan, LTLS mencatatkan current ratio sebesar 1,18x, net gearing 0,32x, dan net debt to EBITDA sebesar 1,87x.
Menurut Eurike, capaian kinerja LTLS tahun lalu mencerminkan pengelolaan keuangan yang disiplin dan prudent. Kinerja yang terjaga juga didukung oleh efisiensi operasional, optimalisasi portofolio, serta penguatan fundamental bisnis.
“Perseroan terus menjalankan strategi yang adaptif dan terukur di tengah dinamika pasar global. Fokus pada efisiensi, disiplin operasional, serta optimalisasi portofolio produk dan layanan menjadi kunci Perseroan dalam menjaga kinerja,” kata Eurike melalui keterangan tertulis yang disiarkan pada Jumat (8/5/2026).
Target dan Strategi LTLS pada 2026
Lantas, bagaimana target dan strategi LTLS di tahun 2026? Eurike menjelaskan bahwa perseroan akan terus fokus pada peningkatan efisiensi operasional, pengembangan portofolio produk bernilai tambah, serta penguatan daya saing di seluruh lini bisnis. Manajemen LTLS juga akan terus mencermati perkembangan kondisi global maupun domestik.
Kondisi ekonomi makro, kebijakan pemerintah, serta dinamika pasar yang dapat memengaruhi kinerja juga menjadi perhatian. “Dengan fundamental bisnis yang tetap terjaga, Perseroan optimistis dapat mempertahankan kinerja positif yang berkelanjutan,” tandas Eurike.
Sebelumnya, KONTAN memberitakan bahwa LTLS menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 8% – 10% dibandingkan tahun lalu. Sementara pada sisi profitabilitas, emiten yang bergerak di bisnis manufaktur, distribusi bahan kimia, serta layanan pendukung dan jasa ini berupaya mencapai level laba bersih dengan kisaran 2,3% – 2,5% dari total pendapatan.
Untuk mencapai target tersebut, LTLS telah menyiapkan rencana ekspansi dan pengembangan bisnis yang mencakup segmen bahan makanan (food ingredients) dan pengolahan air.
LTLS berencana memperluas lini bisnis *food ingredients* dengan meluncurkan produk-produk baru yang khusus menyasar segmen hotel, restoran, dan kafe (horeca). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memenuhi permintaan pasar yang semakin berkembang di sektor tersebut.
Di sisi lain, LTLS melalui anak usahanya berkomitmen untuk memperkuat kapabilitas serta memperluas jaringan layanan di bidang *Engineering, Procurement, and Construction* (EPC), serta *Operation, Maintenance, and Monitoring* (O&M) untuk sistem pengolahan air.
Sementara itu, untuk segmen bahan kimia, LTLS akan memfokuskan pengembangan pada produk-produk *specialty chemicals* yang memiliki nilai tambah tinggi. Produk-produk ini tidak hanya memberikan margin yang lebih baik, tetapi juga memperkuat posisi LTLS di pasar melalui solusi yang lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan industri pelanggan.
Guna mendukung strategi tersebut, LTLS menyiapkan belanja modal atau *capital expenditure* (capex) sekitar Rp 500 miliar. Capex tahun ini akan digunakan untuk pengembangan fasilitas manufaktur pada *food ingredients*, peremajaan gudang dan mesin, penambahan kendaraan logistik, serta pembangunan gedung baru untuk bisnis *water treatment chemicals*.
Eurike mengatakan bahwa LTLS bakal memacu realisasi capex pada periode paruh kedua 2026. Sementara pada kuartal I-2026, LTLS baru menyerap capex sekitar 10% dari total anggaran.
“Alokasinya sebagian besar digunakan untuk pengembangan bisnis di industri *food ingredients* dan logistik, termasuk *rejuvenation* beberapa *production facility*,” pungkas Eurike.
LTLS Chart by TradingView
Ringkasan
PT Lautan Luas Tbk (LTLS) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 31 per saham, dengan total nilai Rp 45,40 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disetujui dalam RUPST pada 7 Mei 2026. Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah 19 Mei 2026, sementara pembayaran dividen dijadwalkan pada 29 Mei 2026.
Pada tahun 2025, LTLS mencatatkan pendapatan sebesar Rp 8,8 triliun dan laba bersih Rp 149,45 miliar. Untuk tahun 2026, LTLS menargetkan pertumbuhan pendapatan 8%-10% dan laba bersih 2,3%-2,5% dari total pendapatan, dengan fokus pada efisiensi operasional, pengembangan portofolio produk bernilai tambah, dan penguatan daya saing. Perseroan juga mengalokasikan capex sekitar Rp 500 miliar untuk ekspansi bisnis, termasuk di segmen bahan makanan dan pengolahan air.