LSIP Cetak Rekor! Penjualan 2025 Melonjak 21%, Capai Rp 5,51 Triliun

Shoesmart.co.id JAKARTA. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) berhasil mencatatkan kinerja yang gemilang sepanjang tahun 2025, membuktikan ketangguhannya di tengah dinamika sektor agribisnis.

Emiten berkode saham LSIP ini membukukan penjualan sebesar Rp5,51 triliun pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 21% secara tahunan (year on year/yoy), dibandingkan dengan penjualan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp4,56 triliun.

Kontributor utama terhadap peningkatan penjualan ini adalah segmen minyak kelapa sawit yang mencatatkan nilai Rp4,09 triliun. Diikuti oleh segmen inti sawit dan produk terkait yang menyumbang Rp1,09 triliun. Sementara itu, segmen karet berkontribusi sebesar Rp149,98 miliar dan segmen lainnya sebesar Rp175,30 triliun.

Presiden Direktur LSIP, Tan Agustinus Dermawan, menjelaskan bahwa lonjakan penjualan ini didorong oleh dua faktor utama: kenaikan harga jual rata-rata dan peningkatan volume penjualan produk sawit. Pernyataan ini disampaikan dalam keterbukaan informasi pada Jumat (27/2/2026).

KISI Bakal Bawa 8 Perusahaan IPO di 2026, Ada Lighthouse Company

Meskipun produksi Tandan Buah Segar (TBS) inti mengalami penurunan sebesar 3% yoy menjadi 1,14 juta ton sepanjang tahun 2025, LSIP berhasil meningkatkan total produksi crude palm oil (CPO) sebesar 2% yoy menjadi 292 ribu ton. Hal ini didukung oleh peningkatan pasokan TBS dari pihak eksternal.

Kinerja positif juga terlihat pada peningkatan laba bruto sebesar 14% yoy menjadi Rp2,26 triliun dan laba usaha yang melonjak 30% yoy menjadi Rp2,01 triliun.

Lebih lanjut, LSIP mencatatkan kenaikan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, atau yang lebih dikenal sebagai laba bersih, sebesar 28% yoy menjadi Rp1,89 triliun per Desember 2025. Pencapaian ini semakin memperkuat posisi keuangan perusahaan.

“Lonsum tidak memiliki pendanaan melalui utang bank pada tanggal 31 Desember 2025,” ungkap Tan, menggarisbawahi soliditas keuangan perusahaan.

Tan menambahkan bahwa LSIP berhasil mencatatkan kinerja positif di tahun 2025 di tengah berbagai tantangan yang terus menghantui sektor agribisnis, termasuk fluktuasi harga komoditas, kondisi cuaca yang tidak menentu, dan ketidakpastian ekonomi global.

“Fokus Lonsum, di antaranya, tetap pada pengendalian biaya dan efisiensi, optimalisasi kegiatan operasional dan produktivitas serta memprioritaskan investasi modal dengan tetap menerapkan praktik-praktik agrikultur secara berkelanjutan,” jelasnya, menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.

LSIP Chart by TradingView

Dari sisi aset, LSIP mencatatkan total aset sebesar Rp15,54 triliun per 31 Desember 2025, meningkat dibandingkan dengan Rp13,84 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,54 triliun pada akhir Desember 2025, naik dari Rp1,28 triliun pada akhir Desember 2024. Sementara itu, total ekuitas tercatat sebesar Rp13,99 triliun per akhir 2025, naik dari Rp12,55 triliun pada akhir tahun 2024.

Sebagai penutup, LSIP memiliki kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp7,59 triliun pada akhir Desember 2025, meningkat signifikan dari Rp5,45 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Hal ini menunjukkan likuiditas perusahaan yang sangat sehat.

Ringkasan

PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) mencatatkan pertumbuhan penjualan signifikan sebesar 21% menjadi Rp5,51 triliun pada tahun 2025, dibandingkan dengan Rp4,56 triliun di tahun 2024. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan harga jual rata-rata dan volume penjualan produk sawit, terutama dari segmen minyak kelapa sawit dan inti sawit.

Selain peningkatan penjualan, LSIP juga mencatatkan peningkatan laba bruto sebesar 14% menjadi Rp2,26 triliun dan laba bersih sebesar 28% menjadi Rp1,89 triliun. Perusahaan juga memiliki posisi keuangan yang solid dengan tidak memiliki utang bank dan memiliki kas dan setara kas sebesar Rp7,59 triliun pada akhir Desember 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *