Koreksi Kripto: Analis Prediksi Konsolidasi Sebelum Reli Harga!

Shoesmart.co.id – JAKARTA. Pasar kripto kembali bergejolak di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Fluktuasi ini menjadi perhatian para investor yang terus memantau perkembangan pasar.

Menurut data dari CoinMarketCap pada hari Rabu, 11 Maret 2026 pukul 15.36 WIB, Bitcoin mengalami penurunan sebesar 1,77% menjadi US$69.563 dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Ethereum juga mengalami pelemahan sebesar 2,01% ke level US$2.019, sementara Solana terkoreksi 1,77% menjadi US$85,31. Pergerakan ini mencerminkan sentimen pasar yang berhati-hati.

Menanggapi dinamika pasar ini, Fyqieh Fachrur, seorang analis dari Tokocrypto, memperkirakan bahwa tren pergerakan harga kripto dalam waktu dekat cenderung memasuki fase konsolidasi, dengan potensi kenaikan yang bertahap. Konsolidasi ini dapat memberikan kesempatan bagi investor untuk melakukan penyesuaian strategi.

“Saat ini, Bitcoin dan pasar kripto secara umum sedang menyesuaikan diri setelah mengalami reli yang dipicu oleh sentimen makro. Sentimen tersebut mencakup meredanya ketegangan geopolitik dan penurunan harga minyak, yang sempat mendorong Bitcoin kembali mendekati level US$70.000,” ungkap Fyqieh kepada Kontan.co.id. Penyesuaian ini merupakan hal yang wajar setelah periode pertumbuhan yang signifikan.

Lebih lanjut, Fyqieh menambahkan bahwa dalam jangka pendek, harga kripto kemungkinan akan bergerak dalam rentang tertentu sambil menunggu katalis baru yang dapat memicu pergerakan harga lebih lanjut. Katalis-katalis ini termasuk data inflasi AS yang akan datang, arus dana yang masuk ke ETF Bitcoin, serta perkembangan kebijakan moneter global yang dapat mempengaruhi sentimen pasar.

Meskipun volatilitas tetap menjadi perhatian, Fyqieh melihat prospek pasar kripto dalam jangka menengah hingga panjang masih positif. Pertumbuhan adopsi institusional, meningkatnya permintaan melalui ETF Bitcoin, serta perkembangan regulasi dan utilitas blockchain, diperkirakan akan menjadi pendorong utama harga di masa depan. Faktor-faktor fundamental ini memberikan dasar yang kuat bagi pertumbuhan berkelanjutan.

Namun, Fyqieh menekankan bahwa kondisi makroekonomi global secara keseluruhan, tingkat likuiditas pasar, dan sentimen investor secara kolektif akan tetap menjadi faktor penentu arah pergerakan pasar kripto selanjutnya. Kehati-hatian dan analisis yang cermat tetap penting dalam mengambil keputusan investasi.

Di sisi lain, Christopher Tahir, Co-founder CryptoWatch dan pengelola channel Duit Pintar, memberikan pandangan yang lebih hati-hati. Ia memperingatkan bahwa tren pasar kripto kemungkinan akan tertahan atau bahkan melemah dalam satu hingga dua kuartal mendatang. Pandangan ini mencerminkan perlunya kewaspadaan di tengah ketidakpastian pasar.

Ringkasan

Pasar kripto mengalami koreksi dengan Bitcoin, Ethereum, dan Solana mencatatkan penurunan harga. Analis dari Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, memprediksi fase konsolidasi dalam waktu dekat, memberikan kesempatan bagi investor untuk menyesuaikan strategi setelah reli harga dipicu oleh sentimen makro seperti meredanya ketegangan geopolitik dan penurunan harga minyak.

Meskipun volatilitas tetap tinggi, prospek jangka menengah hingga panjang pasar kripto dinilai positif dengan pendorong utama seperti adopsi institusional dan perkembangan regulasi. Sementara itu, Co-founder CryptoWatch, Christopher Tahir, memperingatkan potensi pelemahan pasar dalam satu hingga dua kuartal mendatang, menekankan perlunya kewaspadaan di tengah ketidakpastian pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *