Bank Indonesia (BI) melaporkan sentimen positif yang berkelanjutan dari masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional. Pada Februari 2026, persepsi masyarakat terpantau sangat kuat, tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tetap optimis di angka 125,2.
Angka ini mengindikasikan bahwa kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap stabilitas ekonomi dalam negeri tetap terjaga, bahkan di tengah dinamika ekonomi global yang kompleks. “Keyakinan masyarakat yang solid pada bulan Februari didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang terus menunjukkan perbaikan,” ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan tertulisnya (9/3).
Lebih detail, IKE Februari 2026 tercatat berada di angka 115,9, meningkat dibandingkan Januari 2026 yang sebesar 115,1. Peningkatan ini mengisyaratkan bahwa konsumen merasakan adanya perbaikan dalam kondisi ekonomi riil, termasuk peningkatan ketersediaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan.
Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga masih berada dalam zona optimis, dengan angka 134,4. Walaupun angka ini sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 138,8, secara umum masyarakat tetap memiliki pandangan positif terhadap prospek ekonomi di masa depan. Perkiraan ketersediaan lapangan kerja dan aktivitas usaha dalam enam bulan mendatang menjadi fokus utama perhatian masyarakat.
Ramdan menegaskan bahwa hasil survei ini menunjukkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi yang tetap terjaga. “Secara keseluruhan, stabilitas tingkat optimisme ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan konsumsi rumah tangga, yang merupakan mesin utama penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” demikian bunyi laporan BI. Dengan kata lain, optimisme konsumen ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Ringkasan
Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2026 tetap optimis di angka 125,2, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap stabilitas ekonomi. Optimisme ini didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang meningkat menjadi 115,9, mengindikasikan perbaikan kondisi ekonomi riil seperti ketersediaan lapangan kerja dan pendapatan.
Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) berada di zona optimis pada angka 134,4, meskipun sedikit menurun dari bulan sebelumnya. BI menekankan bahwa keyakinan konsumen yang terjaga ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan konsumsi rumah tangga, yang berperan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.