Juda Agung Jadi Apa di Kemenkeu? Jabatan Baru Usai Dilantik Prabowo

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung mengungkapkan bahwa dirinya tidak menerima arahan spesifik dari Presiden Prabowo Subianto terkait penugasannya. Meski demikian, ia menyatakan siap membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan program-program pemerintahan Kabinet Merah Putih. Fokus utamanya adalah memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter demi mencapai tujuan tersebut.

“Enggak, enggak ada (arahan khusus dari Prabowo). Tapi intinya dari Presiden adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mencapai program-program pemerintah yang sudah dicanangkan, tentu saja perlu koordinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter,” ujar Juda Agung kepada awak media setelah pelantikannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2).

Lebih lanjut, Juda Agung menekankan pentingnya kebijakan di sektor riil agar upaya mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi lebih efektif. Pengalamannya yang panjang di bidang moneter tidak akan membuatnya mencampuri ranah kebijakan moneter di Bank Indonesia (BI).

“Tentu saja kebijakan di sektor riil, sehingga ini menjadi efektif dalam upaya kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” imbuhnya. “Selama itu kebijakan moneter tentu ranahnya ada di BI,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dalam sebuah upacara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2).

Pelantikan Adies Kadir didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 9/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sementara itu, pelantikan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan didasarkan pada Keppres Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.

Prosesi pelantikan kedua pejabat negara ini disahkan melalui pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam sumpahnya, Adies Kadir dan Juda Agung berjanji untuk menjalankan kewajiban jabatan dengan seadil-adilnya serta memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar 1945 serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” ucap Presiden Prabowo saat memimpin pengucapan sumpah tersebut. Dengan pelantikan ini, diharapkan Kabinet Merah Putih dapat bekerja lebih optimal dalam mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.

Ringkasan

Juda Agung dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dan menyatakan siap membantu mendorong pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan program pemerintah. Fokus utamanya adalah memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter, tanpa arahan spesifik dari Presiden Prabowo.

Pelantikan Juda Agung didasarkan pada Keppres Nomor 3/M Tahun 2026. Ia menekankan pentingnya kebijakan sektor riil dan menyatakan tidak akan mencampuri kebijakan moneter Bank Indonesia. Sebelumnya, Juda Agung mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *