Tim Nasional Indonesia siap menggebrak panggung FIFA Match Day perdananya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Skuad Garuda akan menjamu Taiwan pada Jumat, 5 September 2025, pukul 20.30 WIB, dalam laga yang sangat dinantikan para pecinta sepak bola Tanah Air.
Semula, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Kuwait, namun pembatalan mendadak dari negara Timur Tengah tersebut mengubah rencana. Dalam sesi jumpa pers prapertandingan yang digelar di Stadion GBT pada Kamis (4/9), pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tidak menampik rasa kecewanya atas insiden tersebut.
Kendati demikian, Patrick Kluivert menegaskan bahwa insiden tersebut tidak mengganggu fokus dan persiapan timnya. Laga ini menjadi krusial sebagai uji coba menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat yang akan bergulir sebulan lagi, di mana Timnas Indonesia akan menghadapi lawan berat seperti Arab Saudi dan Irak.
Dengan optimisme tinggi, pelatih asal Belanda itu menyampaikan, “Kami siap menghadapi Taiwan. Situasi tim sangat bagus, semangatnya juga bergelora. Semua orang tahu apa yang ingin kami capai, jadi saya menantikan pertandingan ini, dan semua pemain siap memberikan penampilan terbaik.”
Pertandingan melawan Taiwan ini akan menjadi penampilan kelima bagi Timnas Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert sejak ia menukangi Skuad Garuda pada Januari lalu. Dari empat laga sebelumnya, pelatih berusia 49 tahun ini mencatatkan dua kemenangan dan dua kekalahan. Di kubu lawan, laga ini menandai debut bagi Che Min-Huang sebagai pelatih kepala Taiwan, setelah sebelumnya menjabat sebagai asisten dan dipromosikan bulan lalu.
Setelah menjamu Taiwan, perjalanan FIFA Match Day Timnas Indonesia akan berlanjut dengan menghadapi Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin, 8 September 2025, pukul 20.30 WIB.
Berikut jadwal lengkap pertandingan Indonesia vs Taiwan:
Jumat, 5 September 2025
Indonesia vs Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, pukul 20.30 WIB
Mees Hilgers Batal Bergabung
Bersamaan dengan persiapan laga penting ini, Timnas Indonesia harus menghadapi kenyataan pahit atas batalnya bek tengah Mees Hilgers bergabung dengan Skuad Garuda. Hilgers dipastikan absen dalam dua agenda FIFA Match Day melawan Taiwan (5 September) dan Lebanon (8 September), padahal namanya sebelumnya masuk dalam daftar 27 pemain yang dipanggil Patrick Kluivert untuk laga di Stadion GBT tersebut.
Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui laman resminya, Kita Garuda, telah mengonfirmasi alasan di balik absennya Mees Hilgers. Disebutkan bahwa Hilgers saat ini fokus menyelesaikan proses perpindahan klub, sebuah tahapan krusial dalam perkembangan karier profesionalnya.
Menanggapi situasi ini, Patrick Kluivert menyatakan keprihatinannya. “Pertama-tama, situasi Mees tidak baik untuknya. Batas waktu di beberapa negara masih berlaku, dan kondisinya memang tidak ideal,” ujar Kluivert.
Bek berusia 24 tahun ini sebelumnya santer dikaitkan dengan kepindahan ke klub Ligue 1 Prancis, Stade Brestois 29. Sayangnya, kabar transfer tersebut dikabarkan kandas di detik-detik terakhir penutupan bursa transfer pada 1 September lalu.
Kluivert tidak menyembunyikan kekecewaannya atas absennya Mees Hilgers. Ia menekankan pentingnya kehadiran seluruh pemain dalam persiapan tim menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat di bulan Oktober, di mana Timnas Indonesia akan bersua Arab Saudi dan Irak.
Patrick Kluivert menambahkan, “Semua pemain tentu ingin berada di sini. Sayangnya, Hilgers tidak bisa bergabung. Ia harus menyelesaikan urusannya bersama klub. Tentu saja, kami mendoakan yang terbaik untuknya.”
Sejak melakoni debut bersama Timnas Indonesia saat melawan Bahrain pada Oktober 2024, Mees Hilgers telah mencatatkan empat penampilan untuk Skuad Garuda. Penampilan terakhirnya terjadi pada Juni 2025, saat Indonesia harus mengakui keunggulan raksasa Asia, Jepang, dengan skor 0-6 di laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.