Dewan yang beranggotakan tiga orang akan mengambil alih kepemimpinan Iran dalam masa transisi setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, demikian laporan kantor berita resmi Iran, IRNA. Dewan ini akan memimpin hingga pemimpin tertinggi yang baru ditunjuk.
Menurut Pasal 111 Konstitusi Iran, dewan transisi ini terdiri dari Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Kepala Kehakiman Gholamhossein Mohseni-Ejei, dan seorang ulama yang ditunjuk oleh Dewan Penegasan Kebijaksanaan dari Dewan Wali.
“Dewan ini akan memikul tanggung jawab selama masa transisi menyusul wafatnya Ayatollah Seyyed Ali Khamenei,” ujar Mohammad Mokhber, penasihat Khamenei sekaligus mantan Wakil Presiden Iran, seperti dikutip dari IRNA, Minggu (1/1).
Dengan wafatnya Khamenei, posisi Pemimpin Tertinggi, otoritas tertinggi di pemerintahan Iran, menjadi kosong. Konstitusi Iran mengamanatkan Majelis Para Ahli untuk segera menunjuk dan mengumumkan penggantinya.
Baca juga:
* Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Berpotensi Melonjak
* Iran Konfirmasi Meninggalnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei
Selain Khamenei, dua pejabat tinggi Iran lainnya juga dilaporkan meninggal dunia dalam serangan gabungan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS). Kedua pejabat tersebut adalah Sekretaris Dewan Pertahanan Iran, Ali Shamkhani, dan Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam, Mohammad Pakpour.
Serangan gabungan AS-Israel ini juga menyasar kediaman Khamenei di Teheran. Citra satelit dari Airbus menunjukkan adanya kerusakan pada kompleks kediaman tersebut pasca-serangan.
Bulan Sabit Merah Iran melaporkan bahwa 201 orang tewas dalam serangan yang terjadi pada Sabtu (28/2), termasuk sejumlah korban yang berada di dua sekolah dasar yang turut terkena dampak. Selain itu, 747 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang berdampak pada 24 provinsi di seluruh Iran.
Ringkasan
Setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebuah dewan transisi beranggotakan tiga orang akan mengambil alih kepemimpinan sementara. Dewan ini terdiri dari Presiden Iran, Kepala Kehakiman, dan seorang ulama yang ditunjuk oleh Dewan Penegasan Kebijaksanaan dari Dewan Wali, sesuai dengan Pasal 111 Konstitusi Iran.
Selain Khamenei, dua pejabat tinggi Iran lainnya juga dilaporkan meninggal dunia dalam serangan gabungan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS). Serangan tersebut juga menyasar kediaman Khamenei di Teheran. Serangan tersebut menyebabkan ratusan korban jiwa dan luka-luka di 24 provinsi di seluruh Iran.