Investor bisa kantongi Rp 46.200, hari ini cum dividen saham AADI, harga turun 27%

Shoesmart.co.id JAKARTA. Para investor saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) memiliki kesempatan terakhir untuk mengklaim hak atas pembayaran dividen tunai final yang sangat menggiurkan, dengan total nilai mencapai lebih dari Rp 3,5 triliun. Hari ini, Kamis, 4 Juni 2026, menjadi tanggal penting sebagai cum dividen date untuk saham AADI di pasar reguler dan negosiasi.

Investor diwajibkan untuk memperhatikan dengan seksama periode cum dividen AADI ini. Pasalnya, harga saham AADI telah mengalami tekanan signifikan dan tren pelemahan dalam sebulan terakhir. Perlu dipahami, cum dividen date merupakan batas waktu terakhir bagi investor untuk membeli saham agar berhak mendapatkan jatah pembayaran dividen.

Emiten pertambangan batubara ini sebelumnya telah mengumumkan rencana pembagian dividen tunai final untuk tahun buku 2025 sebesar US$ 200 juta, atau setara dengan Rp 3,56 triliun. Keputusan krusial ini telah mendapatkan persetujuan mutlak dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 22 Mei 2026.

Dengan nominal sebesar itu, perusahaan yang berada di bawah kendali konglomerat Garibaldi Thohir atau akrab disapa Boy Thohir ini akan membagikan dividen tunai final tahun buku 2025 sejumlah US$ 0,02568 per lembar saham. Mengingat kurs rupiah hari ini yang menembus Rp 18.000, jumlah tersebut setara dengan Rp 462 per saham. Dengan demikian, setiap investor berpotensi mengantongi dividen saham AADI sebesar Rp 46.200 dari setiap lot saham yang dimiliki.

Namun, daya tarik dividen ini datang di tengah kondisi harga saham AADI yang sedang lesu. Pada penutupan perdagangan terakhir, saham AADI ditutup pada level Rp 8.000, anjlok 3,90% atau 325 poin secara harian. Lebih lanjut, dalam kurun waktu 30 hari terakhir, harga saham AADI telah terakumulasi turun drastis sebesar 27,11% atau 2.975 poin, mencerminkan volatilitas pasar yang cukup tinggi.

Terlepas dari penurunan harga saham, daya tarik dividen saham AADI tetap kuat. Mengacu pada harga penutupan terakhir, yield dividen saham AADI mencapai 5,78%. Angka ini sungguh mengesankan, bahkan dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan rata-rata bunga deposito rupiah di bank umum yang saat ini hanya berkisar di angka 2%-an, menjadikannya pilihan menarik bagi investor pencari pendapatan pasif.

Sekretaris Perusahaan Adaro Andalan Indonesia, Ray Aryaputra, menjelaskan bahwa dasar pembagian dividen final ini mengacu pada data keuangan perseroan per 31 Desember 2025. “Salah satunya adalah laba bersih perseroan pada tahun 2025 yang tercatat sebesar US$ 760,17 juta,” ungkap Ray dalam keterbukaan informasinya pada Selasa, 26 Mei. Jumlah dividen final tersebut mencerminkan dividend payout ratio (DPR) sekitar 26,30%.

Sebelumnya, pada November 2025, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk telah membagikan dividen interim sebesar US$ 250 juta. Oleh karena itu, total dividen yang dibagikan AADI untuk tahun buku 2025 secara keseluruhan mencapai US$ 450 juta.

Berikut adalah jadwal dividen AADI yang perlu dicermati oleh para pemegang saham:

  • Periode Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 4 Juni 2026
  • Periode Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 4 Juni 2026
  • Periode Cum Dividen di Pasar Tunai: 8 Juni 2026
  • Periode Ex Dividen di Pasar Tunai: 8 Juni 2026
  • Tanggal Pencatatan (Recording Date) Pemegang Saham yang Berhak Dividen: 8 Juni 2026
  • Tanggal Pembayaran Dividen: 18 Juni 2026

Dividen final ini akan didistribusikan kepada setiap pemegang saham AADI yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 8 Juni 2026. Manajemen AADI memastikan pembayaran dividen akan dilakukan secara tepat waktu pada 18 Juni 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *