Intip Dividen 2025: BBRI, BMRI, BNGA, BBTN, BDMN

Shoesmart.co.id, JAKARTA — Kabar baik bagi para investor! Lima emiten perbankan terkemuka di Indonesia, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA), dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) memberikan sinyal positif terkait pembagian dividen untuk tahun buku 2025.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perbanas, menjelaskan bahwa penentuan rasio dividen akan mempertimbangkan kondisi permodalan perusahaan. Lebih lanjut, BRI akan melihat capital adequacy ratio (CAR) serta rencana pertumbuhan untuk keberlanjutan bisnis di masa depan. Menurut Hery, CAR BRI saat ini sangat sehat, mencapai 23,53% pada akhir 2025, jauh melampaui ketentuan yang ditetapkan regulator.

“Dengan kondisi permodalan yang kuat ini, kami memiliki peluang untuk meningkatkan payout ratio dividen dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Hery dalam Konferensi Pers Laporan Kinerja Keuangan BRI Kuartal IV/2025 yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (26/2/2026). Langkah ini, menurutnya, merupakan komitmen BRI untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham, serta meningkatkan return on investment (ROI) perseroan.

Baca Juga: BBNI dan BBCA Tebar Dividen usai Lebaran, Ini Jadwalnya

Sebagai informasi tambahan, pada Januari 2026, BBRI telah membagikan dividen interim sebesar Rp137 per saham, atau sekitar Rp20,63 triliun, yang akan diperhitungkan sebagai bagian dari dividen tahun buku 2025. Sebelumnya, untuk tahun buku 2024, BRI membagikan dividen sebesar Rp51,74 triliun atau Rp343,40 per saham, setara dengan 85,32% dari laba bersih perseroan yang mencapai Rp60,64 triliun.

Baca Juga: Bersiap Tebar Dividen, Bank Mandiri (BMRI) Umumkan Jadwal RUPST 29 April 2026

Sinyal positif juga datang dari Bank Mandiri. Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengindikasikan bahwa dividen tahun buku 2025 berpotensi lebih besar dari tahun sebelumnya, di mana payout ratio dividen mencapai 78%. Namun, kepastian mengenai besaran dividen akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 29 April 2026.

“Nanti kan kami serahkan RUPS nanti. Ya kan keputusannya di RUPS, kami ngusulin. Nanti ditetapkan oleh pemegang saham mayoritas, dalam hal ini Danantara kan berapa persennya. Ya, tapi pasti lebih better lah dibanding tahun lalu,” ujar Riduan usai menghadiri acara di Gedung DPR, Rabu (18/2/2026), memberikan sedikit bocoran mengenai potensi peningkatan dividen.

Sementara itu, CIMB Niaga dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) mengusulkan nilai dividen tunai tahun buku 2025 maksimal Rp4,06 triliun dalam RUPST yang akan diselenggarakan pada 17 April 2026.

Baca Juga: RUPST CIMB Niaga (BNGA) April 2026 Usulkan Dividen 60% dari Laba, Nilainya Rp4,06 Triliun

Berdasarkan laporan keuangan 2025, CIMB Niaga mencatatkan laba bersih tahun berjalan (bank only) senilai Rp6,77 triliun. Dengan demikian, total dividen yang diusulkan tersebut setara dengan 60% dari laba perseroan. “Perseroan akan mengusulkan kepada rapat untuk menyetujui penggunaan laba bersih perseroan (perseroan saja) untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar Rp6,77 triliun untuk dibagikan sebagai dividen tunai final setinggi-tingginya 60% dari laba bersih perseroan tahun buku 2025,” demikian bunyi usulan perseroan, dikutip pada Selasa (17/3/2026).

BTN juga tidak ketinggalan. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan rencana untuk mengusulkan pembagian dividen sebesar 30% dari laba tahun buku 2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun buku 2024 yang sebesar 25%. Kenaikan usulan dividen ini bertujuan untuk mengelola dan meningkatkan return on equity (ROE) BTN, dengan target kenaikan ROE sekitar 2% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dividen kita rencana, kita akan usulkan 30%, naik dari tahun lalu,” ujar Nixon di Kantor BTN, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Sebagai informasi, BTN membagikan dividen senilai Rp751,83 miliar untuk tahun buku 2024. Bank tersebut membukukan laba bersih Rp3 triliun pada 2024, sehingga rasio pembagian dividen setara dengan 25% dari laba perseroan atau Rp53,57 per saham.

Terakhir, Bank Danamon juga memberikan sinyal positif terkait pembagian dividen tahun buku 2025. Dalam beberapa tahun terakhir, Bank Danamon konsisten dengan dividen policy sekitar 35% dari laba bersih perseroan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Namun, Wakil Direktur Utama Bank Danamon, Honggo Widjojo Kangmasto, belum dapat memberikan detail lebih lanjut mengenai besaran dividen, karena akan diputuskan dalam RUPST pada 31 Maret 2026. “Ini tentunya tidak bisa dijawab secara eksak karena tentunya kita menunggu hasil RUPS,” kata Honggo dalam Konferensi Pers Virtual Paparan Kinerja FY 2025 Bank Danamon, Kamis (19/2/2026).

——————-

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Ringkasan

Lima emiten perbankan besar Indonesia, yaitu BBRI, BMRI, BBTN, BNGA, dan BDMN memberikan indikasi positif mengenai pembagian dividen untuk tahun buku 2025. BRI mempertimbangkan peningkatan payout ratio dividen dengan melihat kondisi permodalan yang kuat, sementara Bank Mandiri juga mengisyaratkan potensi dividen yang lebih besar dari tahun sebelumnya. CIMB Niaga mengusulkan dividen tunai maksimal Rp4,06 triliun, setara dengan 60% dari laba bersih perseroan.

BTN berencana mengusulkan pembagian dividen sebesar 30% dari laba tahun buku 2025, lebih tinggi dari tahun sebelumnya untuk meningkatkan return on equity (ROE). Bank Danamon juga memberikan sinyal positif, mengikuti dividen policy sekitar 35% dari laba bersih, meskipun detailnya akan diputuskan dalam RUPST. Keputusan akhir mengenai besaran dividen akan ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) masing-masing bank.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *