Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tengah menggodok insentif baru untuk kendaraan listrik. Hal ini terungkap setelah pertemuan Menkeu dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (10/4).
Dalam pertemuan tersebut, Purbaya secara langsung menanyakan kepada GAIKINDO mengenai bentuk insentif yang paling dibutuhkan oleh industri mobil listrik. Ia menegaskan bahwa pembahasan terkait insentif ini masih dalam tahap awal dan belum mencapai final.
“GAIKINDO mengundang untuk menghadiri pameran mobil. Namun, kami juga berdiskusi mengenai insentif. Misalnya, jika memang diperlukan, insentif seperti apa yang paling tepat untuk mobil listrik? Diskusi ini masih berlangsung dan akan ada pertemuan lanjutan,” jelas Purbaya saat ditemui di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4).
Selain mobil listrik, insentif untuk motor listrik juga menjadi perhatian pemerintah. Purbaya menyatakan bahwa pembahasan mengenai insentif motor listrik masih dilakukan bersama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Sebelumnya, pada Kamis (9/4), Menkeu juga telah menggelar pertemuan dengan jajaran GAIKINDO.
Baca juga:
- Istana Sebut Indonesia Tak Akan Tarik Pasukan TNI dari UNIFIL, Lanjut Evaluasi
- Profil PT Denera, Holding Dibentuk Khusus Kawal Proyek Waste to Energy Danantara
- Lelang Frekuensi 5G Dikebut, Dinilai Jadi Penentu Kejar Ketertinggalan di ASEAN
Pertemuan tersebut secara garis besar membahas penguatan pasar otomotif domestik serta upaya percepatan transisi menuju kendaraan listrik (EV) dan hybrid di Indonesia. Data dari GAIKINDO menunjukkan bahwa penjualan mobil pada kuartal pertama 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan adopsi kendaraan listrik menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ini.
Bendahara negara menegaskan komitmen penuh pemerintah untuk mendukung industri otomotif dalam negeri melalui berbagai kebijakan. Peningkatan daya saing dan transisi di bidang otomotif menjadi poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
“Pemerintah berkomitmen untuk memberikan dukungan agar industri otomotif dalam negeri semakin kompetitif secara global, sekaligus mendorong transisi menuju kendaraan yang lebih bersih,” pungkas Purbaya dalam keterangan resminya, Kamis (9/4). Dengan insentif yang tepat, diharapkan industri otomotif nasional dapat semakin berkembang dan berkontribusi pada perekonomian Indonesia.
Ringkasan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sedang mempertimbangkan insentif baru untuk kendaraan listrik setelah berdiskusi dengan GAIKINDO. Pertemuan tersebut membahas jenis insentif yang paling dibutuhkan industri mobil listrik. Pembahasan insentif ini masih dalam tahap awal dan akan ada pertemuan lanjutan untuk memfinalisasinya.
Selain mobil listrik, insentif untuk motor listrik juga menjadi perhatian pemerintah dan sedang dibahas dengan Kementerian Perindustrian. Pemerintah berkomitmen untuk mendukung industri otomotif dalam negeri agar lebih kompetitif secara global dan mendorong transisi ke kendaraan yang lebih bersih, termasuk kendaraan listrik dan hybrid.