JAKARTA, Shoesmart.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahannya hingga penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis (12 Februari 2026). Pada pukul 12.00 WIB, IHSG tercatat merosot 31,799 poin atau setara dengan 0,38%, berada di level 8.259,167.
Tekanan terhadap IHSG terutama dipicu oleh kinerja sejumlah indeks sektoral. Sektor Kesehatan menjadi yang paling terpukul, dengan penurunan tajam sebesar 0,92% pada sesi pertama perdagangan.
Selain sektor kesehatan, beberapa sektor lain juga turut menekan laju IHSG. IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer mengalami penurunan sebesar 0,79%, diikuti oleh IDX Sektor Infrastruktur yang melemah 0,78%. Sementara itu, IDX Sektor Barang Konsumen Primer terkoreksi sebesar 0,6%.
Sektor Teknologi juga tidak luput dari tekanan, mencatatkan penurunan sebesar 0,41%. Sektor Keuangan, yang memiliki bobot signifikan dalam IHSG, juga mengalami penurunan sebesar 0,15%.
Di tengah sentimen negatif yang mendominasi pasar, terdapat beberapa sektor yang justru berhasil mencatatkan penguatan. IDX Sektor Transportasi dan Logistik menjadi bintang pada sesi pertama ini, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,81%.
Selain sektor transportasi dan logistik, IDX Sektor Barang Baku juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan sebesar 0,75%. IDX Sektor Perindustrian menguat 0,31%, diikuti oleh IDX Sektor Energi yang naik 0,27%, serta IDX Sektor Properti dan Real Estate yang mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,1%.
Total volume transaksi di bursa mencapai 27,27 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 14,48 triliun. Data menunjukkan bahwa sebanyak 369 saham mengalami penurunan harga, sementara 281 saham berhasil mencatatkan kenaikan, dan 168 saham stagnan.
Jumlah Free Float Geoprima Solusi (GPSO) Meningkat di Tengah Rencana Akuisisi
Pada jajaran saham LQ45, yang merupakan barometer pasar, terdapat beberapa saham yang mengalami penurunan terbesar (top losers) pada sesi siang ini. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) memimpin daftar ini dengan penurunan sebesar 3,31%, diikuti oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 2,56%, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang terkoreksi sebesar 2,19%.
Di sisi lain, terdapat pula saham-saham LQ45 yang berhasil mencatatkan kenaikan signifikan (top gainers). PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 4,74%, diikuti oleh PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang naik 4,61%, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) yang menguat sebesar 4,22%.
Ringkasan
IHSG mengalami penurunan pada sesi pertama perdagangan hari ini, merosot 0,38% ke level 8.259,167. Sektor Kesehatan menjadi penyumbang penurunan terbesar, diikuti oleh sektor Barang Konsumen Non-Primer dan Infrastruktur. Meskipun demikian, sektor Transportasi & Logistik dan Barang Baku justru mengalami kenaikan.
Penurunan IHSG terbebani oleh beberapa saham LQ45, dengan BREN, AMMN, dan BRPT menjadi top losers. Sebaliknya, INCO, NCKL, dan UNTR menjadi top gainers pada sesi tersebut. Total volume transaksi mencapai 27,27 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 14,48 triliun.