JAKARTA, Shoesmart.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Senin (30 Maret 2026). IHSG ditutup pada level 7.070,40, terkoreksi sebesar 26,65 poin atau 0,38%.
Pergerakan pasar saham pada sesi pagi ini menunjukkan dinamika yang beragam. Tercatat 245 saham berhasil mencatatkan kenaikan, sementara 423 saham mengalami penurunan. Sebanyak 146 saham lainnya terpantau stagnan.
Dari keseluruhan sektor, hanya tiga yang mampu bertahan di zona hijau, memberikan sedikit harapan di tengah sentimen pasar yang cenderung negatif. Sektor-sektor tersebut adalah teknologi yang memimpin dengan kenaikan 1,12%, diikuti oleh sektor energi yang tumbuh 1,01%, dan sektor perindustrian dengan kenaikan tipis sebesar 0,51%.
Sebaliknya, mayoritas indeks sektoral lainnya harus rela tergelincir ke zona merah, turut memperdalam pelemahan IHSG. Sektor keuangan mencatatkan penurunan terdalam dengan 1,75%, disusul oleh sektor properti yang terkoreksi 0,96%, dan sektor barang konsumen non-siklikal yang turun 0,50%.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I hari ini cukup ramai. Total volume saham yang diperdagangkan mencapai 14,41 miliar lembar, dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,72 triliun.
Di antara saham-saham yang tergabung dalam indeks LQ45, terdapat beberapa nama yang berhasil mencatatkan kinerja positif dan negatif yang signifikan. Berikut adalah daftar *top gainers* dan *top losers* LQ45 pada sesi I hari ini:
Top Gainers LQ45:
- PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) (6,42%)
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) (5,54%)
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) (4,90%)
Top Losers LQ45:
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) (-4,21%)
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) (-3,73%)
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) (-3,44%)
Ringkasan
IHSG mengalami koreksi pada akhir sesi I perdagangan, turun 0,38% ke level 7.070,40. Terdapat 245 saham yang naik dan 423 saham yang turun. Sektor teknologi, energi, dan perindustrian menjadi sektor yang masih mencatatkan kenaikan di tengah pelemahan pasar.
Sektor keuangan menjadi pemberat utama dengan penurunan 1,75%. Saham-saham seperti INCO, BBCA, dan AMRT menjadi *top losers* di indeks LQ45. Sementara itu, MAPI, AKRA, dan DSSA menjadi *top gainers* pada sesi tersebut. Total volume perdagangan mencapai 14,41 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 7,72 triliun.