Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang menggembirakan pada penutupan perdagangan Sesi I hari Senin (23/2). IHSG berhasil mengakhiri sesi di zona hijau, melonjak 112,28 poin atau 1,36 persen, dan mencapai level 8.384.
Aktivitas perdagangan hari ini cukup tinggi, dengan total volume saham yang berpindah tangan mencapai 30,489 miliar lembar. Nilai transaksi yang tercatat sebesar Rp 13,057 triliun, dengan frekuensi transaksi mencapai 1.899.613 kali. Sentimen positif ini tercermin dari jumlah saham yang menguat, yaitu sebanyak 464 saham, sementara 206 saham mengalami pelemahan dan 144 saham bergerak stagnan.
Beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan signifikan dan menjadi top gainers pada sesi I ini:
* PADI melesat 33 poin atau 24,44% ke level 168.
* BIPI melonjak 42 poin atau 18,42% ke level 270.
* LABA naik sebesar 15,87% ke level 146.
* BELL menguat sebesar 14,29% ke level 256.
* MINA terkerek naik sebesar 14,14% ke level 436.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, berdasarkan data Bloomberg, menunjukkan pelemahan tipis. Rupiah melemah 0,51 persen ke level Rp 16.802 per dolar AS pada pukul 12.37 WIB.
Kondisi Bursa Asia Siang Ini:
Pergerakan bursa saham di kawasan Asia terpantau beragam. Berikut rinciannya:
* Nikkei 225 (Jepang): Stagnan (0,00%).
* SSE Composite (Shanghai): Stagnan (0,00%).
* Hang Seng (Hong Kong): Menguat 2,23 persen ke 27.002,720.
* Straits Times (Singapura): Naik 0,12 persen ke 5.023,439.
Ringkasan
Pada penutupan Sesi I hari Senin (23/2), IHSG melonjak 1,36 persen atau 112,28 poin ke level 8.384. Aktivitas perdagangan tercatat tinggi dengan volume saham mencapai 30,489 miliar lembar dan nilai transaksi sebesar Rp 13,057 triliun. Terdapat 464 saham yang menguat, 206 saham melemah, dan 144 saham stagnan.
Beberapa saham mencatatkan kenaikan signifikan, seperti PADI, BIPI, LABA, BELL, dan MINA. Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah 0,51 persen menjadi Rp 16.802 per dolar AS. Pergerakan bursa saham di Asia bervariasi, dengan Hang Seng Hong Kong mencatat kenaikan signifikan sebesar 2,23 persen.