IHSG Perkasa! Tutup Sesi dengan Kenaikan Tertinggi di Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari Kamis (9/4) di zona hijau. IHSG tercatat naik 28,38 poin atau setara dengan 0,39 persen, mencapai level 7.037. Senada dengan IHSG, indeks LQ45 juga mengalami kenaikan tipis sebesar 0,27 poin atau 0,04 persen, berada di posisi 733,90.

Aktivitas perdagangan hari ini menunjukkan dinamika yang cukup tinggi. Sebanyak 278 saham mengalami kenaikan harga, sementara 378 saham mengalami penurunan. Terdapat 164 saham yang harganya stagnan. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,24 juta kali, dengan total volume perdagangan mencapai 29,04 miliar saham senilai Rp 17,09 triliun.

Sejumlah saham berhasil mencatatkan kenaikan harga yang signifikan dan menjadi top gainers pada perdagangan sore ini. Berikut adalah daftar saham-saham tersebut:

* PEGE melonjak 42 poin (34,71 persen) ke level 163.
* HDFA meningkat 31 poin (34,07 persen) ke level 122.
* MSIN naik tajam 235 poin (24,74 persen) ke level 1.185.
* CTTH menguat 17 poin (23,94 persen) ke level 88.
* MSKY bertambah 16 poin (19,75 persen) ke level 97.
* DSSA naik signifikan 400 poin (16,42 persen) ke level 3.120.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau mengalami pelemahan. Mengutip data Bloomberg, rupiah melemah 78 poin atau 0,46 persen, berada di level Rp 17.090 per dolar AS pada sore hari ini.

Pergerakan bursa saham di kawasan Asia juga menunjukkan variasi. Berikut adalah rangkuman kondisi beberapa indeks saham utama di Asia pada sore hari ini:

* Indeks Nikkei 225 di Jepang mengalami penurunan sebesar 413,09 poin (0,73 persen) ke level 55.895.
* Indeks Hang Seng di Hong Kong juga melemah, turun 140,61 poin (0,54 persen) ke level 25.752.
* Indeks SSE Composite di China tercatat turun 28,83 poin (0,72 persen) ke level 3.966.
* Sementara itu, Indeks Straits Times di Singapura mengalami penurunan sebesar 18,96 poin (0,38 persen) ke level 4.977.

Ringkasan

IHSG ditutup menguat pada hari Kamis (9/4), naik 28,38 poin atau 0,39 persen ke level 7.037, diikuti kenaikan tipis pada indeks LQ45. Aktivitas perdagangan menunjukkan 278 saham naik dan 378 saham turun, dengan frekuensi transaksi 2,24 juta kali dan nilai perdagangan Rp 17,09 triliun.

Beberapa saham mencatat kenaikan signifikan, seperti PEGE, HDFA, dan MSIN. Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS, dan sebagian besar indeks saham utama di Asia juga mengalami penurunan, termasuk Nikkei 225, Hang Seng, dan SSE Composite.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *