Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak mixed pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026). Prediksi ini menyusul penutupan perdagangan kemarin, Kamis (29/1/2026), di mana IHSG terkoreksi 88,35 poin atau 1,06% dan berakhir di level 8.232,20 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Perlu dicatat, perdagangan di BEI sempat dihentikan sementara (trading halt) sekitar pukul 09.26 Waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) pada hari Kamis kemarin. Hal ini terjadi karena IHSG sempat mengalami penurunan tajam hingga 8%, menyentuh level 7.654,66 atau turun 666,90 poin pada intraday perdagangan.
William Hartanto, seorang praktisi pasar modal sekaligus Founder WH-Project, menilai pergerakan IHSG kemarin masih menunjukkan sinyal positif. Menurutnya, pasar berhasil mempersempit kerugian setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan pernyataan yang menenangkan pasar terkait sentimen MSCI.
Simak Rekomendasi Saham Pilihan di Pekan Ini, IHSG Dibuka Menguat Hari Ini (26/1)
Seperti diketahui, OJK menegaskan komitmennya untuk memenuhi permintaan tambahan dari MSCI terkait penyediaan informasi kepemilikan saham dengan porsi di bawah 5%, lengkap dengan kategori investor dan struktur kepemilikan.
OJK juga meyakinkan bahwa seluruh pengungkapan akan dilakukan sesuai dengan praktik terbaik internasional. Selain itu, self regulatory organization (SRO) pasar modal akan menerbitkan ketentuan mengenai free float minimum sebesar 15% dengan penerapan transparansi yang baik.
OJK juga akan memperketat pengawasan terhadap implementasi kebijakan tersebut, termasuk menetapkan exit policy bagi emiten atau perusahaan publik yang tidak dapat memenuhi ketentuan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
Meskipun demikian, William memprediksi IHSG hari ini berpotensi mengalami pergerakan mixed, dengan estimasi rentang pergerakan antara level 8.180 hingga 8.400.
Penetrasi Fixed Broadband Belum Optimal, Simak Rekomendasi Saham Telekomunikasi
“IHSG masih volatile dan berpotensi terjadi profit taking dari para investor yang telah mengakumulasi saham saat harganya jatuh di sesi I kemarin,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (30/1).
Untuk strategi perdagangan hari ini, William merekomendasikan aksi beli untuk saham LPPF dengan target harga Rp 2.000 per saham, serta saham WINS dengan target harga Rp 585 – Rp 600 per saham.
Ringkasan
IHSG diperkirakan akan bergerak mixed pada perdagangan hari ini setelah terkoreksi kemarin. Meskipun sempat mengalami trading halt akibat penurunan tajam, pasar berhasil mempersempit kerugian setelah OJK memberikan pernyataan yang menenangkan terkait sentimen MSCI. OJK menegaskan komitmennya untuk memenuhi permintaan informasi kepemilikan saham dan akan memperketat pengawasan implementasi kebijakan.
William Hartanto memprediksi IHSG hari ini berpotensi mixed dengan rentang pergerakan antara 8.180-8.400. Ia merekomendasikan aksi beli untuk saham LPPF dengan target harga Rp 2.000 per saham, serta saham WINS dengan target harga Rp 585 – Rp 600 per saham, dengan pertimbangan potensi profit taking.