IHSG Terkoreksi di Awal Perdagangan Jumat, Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari Jumat (27/2) dengan pergerakan di zona merah. Pada pembukaan pasar, IHSG tercatat turun 24,826 poin atau 0,30 persen, berada di level 8.210,436.
Sebelumnya, pada sesi preopening, pelemahan IHSG sudah terlihat dengan penurunan sebesar 23,957 poin atau 0,29 persen, menempatkan indeks di level 8.211,305.
Sementara itu, di pasar valuta asing, kabar baik datang dari nilai tukar rupiah yang menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 08.57 WIB, kurs rupiah berada di posisi Rp 16.759 per dolar AS. Angka ini mencerminkan penguatan sebesar 41 poin atau 0,24 persen.
Bagaimana dengan kondisi bursa saham Asia lainnya pada pagi hari ini? Berikut adalah rangkuman pergerakan beberapa indeks utama:
* Indeks Nikkei 225 di Jepang mengalami penurunan signifikan sebesar 411,398 poin atau 0,70 persen, berada di level 58.342,000.
* Berbeda dengan Nikkei, Indeks Hang Seng di Hong Kong justru menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 153,839 poin atau 0,58 persen, mencapai level 26.534,859.
* Indeks SSE Composite di China juga bergerak naik, meskipun tipis, sebesar 2,939 poin atau 0,07 persen, berada di level 4.149,569.
* Senada dengan bursa China, Indeks Straits Times di Singapura juga mencatatkan kenaikan sebesar 6,010 poin atau 0,12 persen, berada di level 4.970,390.
Ringkasan
IHSG memulai perdagangan Jumat dengan penurunan sebesar 0,30 persen, berada di level 8.210,436. Pelemahan ini terjadi setelah sesi preopening juga menunjukkan tren negatif. Sementara itu, nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan terhadap dolar AS, berada di posisi Rp 16.759 per dolar AS.
Bursa saham Asia menunjukkan pergerakan yang beragam. Nikkei 225 di Jepang mengalami penurunan signifikan, sementara Hang Seng di Hong Kong dan SSE Composite di China mengalami kenaikan. Indeks Straits Times di Singapura juga mencatatkan kenaikan tipis.