IHSG Menguat Terbatas? Cek Rekomendasi Saham Analis, 18 Februari!

Shoesmart.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (13 Februari 2026) dengan penurunan sebesar 0,64%, atau 53,08 poin, ke level 8.212,2. Meskipun demikian, para analis menilai prospek pergerakan indeks ini masih cukup menjanjikan dalam jangka menengah.

Nafan Aji Gusta, Senior Market Chartist dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia, berpendapat bahwa pelemahan IHSG sepanjang bulan Februari ini justru dapat menjadi peluang akumulasi yang menarik bagi para investor. Menurutnya, koreksi yang terjadi saat ini bisa dimanfaatkan untuk *bottom fishing*, yaitu membeli saham-saham berfundamental solid dengan valuasi yang sudah terdiskon.

“Secara historis, dalam rata-rata 25 tahun terakhir, kinerja IHSG masih menunjukkan tren positif. IHSG masih relatif *bullish* dalam jangka panjang,” ungkap Nafan kepada Kontan, Selasa (17 Februari 2026). Ia menambahkan, “Investor dapat mencermati saham-saham yang mengindikasikan *trend reversal* sambil tetap disiplin dalam menerapkan manajemen risiko.”

Intip Proyeksi IHSG Pekan ini dan Rekomendasi Saham Pilihannya

Lebih lanjut, Nafan menjelaskan bahwa pergerakan IHSG masih memiliki prospek yang baik menjelang momentum musiman seperti Imlek, Ramadan, hingga Lebaran. Sementara itu, sentimen pengumuman final MSCI dinilai belum menjadi faktor utama dalam waktu dekat.

Dari sisi domestik, pasar juga menantikan komitmen Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam meningkatkan transparansi pasar modal, penguatan *good corporate governance* (GCG), serta peningkatan *free float* emiten secara bertahap. Reformasi yang konkret dianggap krusial untuk menjaga kepercayaan investor, termasuk melalui penegakan hukum dan perlindungan investor minoritas.

Untuk perdagangan Rabu (18 Februari 2026), Nafan memproyeksikan IHSG akan bergerak pada area *support* 8.189 dan 8.054, dengan *resistance* di level 8.303 hingga 8.408.

Di sisi lain, VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, mencatat bahwa IHSG dalam sepekan terakhir masih mampu menguat 3,49% ke level 8.212, meskipun terjadi *capital outflow* asing sebesar Rp 5,47 triliun.

Penguatan tersebut didorong oleh *rebound* saham konglomerasi seiring meredanya tekanan jual, aksi *buyback* emiten, serta spekulasi pelaku pasar terhadap rilis kinerja tahun buku 2025.

Simak Proyeksi IHSG Rabu (17 Februari 2026) Pasca Libur Panjang Imlek

“IHSG diperkirakan bergerak *mixed* cenderung menguat terbatas dengan rentang *support* 8.130 dan *resistance* 8.320. Indikator MACD menunjukkan tren penguatan,” jelas Audi.

Menurutnya, pelaku pasar juga menantikan keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan tetap di level 4,75% pada Februari 2026, seiring dengan stabilitas nilai tukar rupiah dan upaya menjaga selisih dengan Fed Funds Rate.

Adapun sejumlah saham pilihan analis secara teknikal antara lain HRUM dengan area akumulasi Rp 1.105–Rp 1.175 dengan target Rp 1.205 dan *stop loss* Rp 1.065, MDKA pada Rp 3.110–Rp 3.270 dengan target Rp 3.380 dan *stop loss* Rp 3.060, serta SILO pada Rp 2.700–Rp 2.750 dengan target Rp 2.840, *stop loss* Rp 2.620.

Selain itu, KEEN direkomendasikan *trading buy* dengan *support* Rp 1.050 dan *resistance* Rp 1.160, sementara WIIM disarankan *buy on break* di atas Rp 2.080 dengan *support* Rp 1.965 dan *resistance* Rp 2.300.

Ringkasan

IHSG ditutup melemah pada perdagangan Jumat, namun analis melihat prospek jangka menengah masih menjanjikan. Pelemahan ini dianggap sebagai peluang akumulasi bagi investor untuk membeli saham berfundamental solid yang sudah terdiskon. Pergerakan IHSG diperkirakan masih positif menjelang momentum musiman dan didukung oleh komitmen BEI untuk meningkatkan transparansi pasar modal.

Untuk perdagangan Rabu, IHSG diproyeksikan bergerak *mixed* cenderung menguat terbatas dengan rentang *support* 8.130 dan *resistance* 8.320. Beberapa saham pilihan analis secara teknikal antara lain HRUM, MDKA, SILO, KEEN, dan WIIM dengan level *support*, *resistance*, dan *stop loss* yang telah ditentukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *