Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan sinyal positif di awal perdagangan hari Selasa (7 Mei). Terpantau, IHSG dibuka menguat tipis sebesar 0,17%, bertengger di level 7.001. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya yang berada di 6.989,43.
Sementara itu, pergerakan kontras terjadi di pasar valuta asing. Rupiah terpantau mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Data Bloomberg menunjukkan nilai tukar rupiah berada di Rp 17.035 per dolar AS, atau melemah sebesar 55 poin (0,32 persen). Pelemahan ini menjadi perhatian pelaku pasar di tengah optimisme terhadap pergerakan IHSG.
Bagaimana dengan kondisi bursa saham Asia lainnya pada pagi hari ini? Berikut rangkuman singkatnya:
* Indeks Nikkei 225 (N225) di Tokyo mengalami penurunan sebesar 0,21% dan berada di level 53.302,3.
* Indeks Hang Seng (HSI) di Hong Kong cenderung stagnan, berada di posisi 25.116,529 (0,00%).
* Kabar baik datang dari Shanghai Composite (SSEC) yang mencatatkan kenaikan sebesar 0,42% ke level 3.896,58.
* Berbeda dengan Shanghai, Indeks Straits Times (STI) Singapura justru melemah 0,20% ke posisi 4.962,24.
Ringkasan
Pada awal perdagangan hari Selasa (7 Mei), IHSG dibuka menguat tipis 0,17% ke level 7.001, menunjukkan peningkatan dari penutupan sebelumnya. Sementara itu, pasar valuta asing menunjukkan pergerakan kontras, dengan Rupiah melemah terhadap dolar AS ke level Rp 17.035.
Bursa saham Asia lainnya menunjukkan performa beragam. Nikkei 225 di Tokyo melemah, sementara Shanghai Composite mencatatkan kenaikan. Hang Seng cenderung stagnan dan Straits Times Singapura juga mengalami pelemahan.