IHSG Menguat? Cek Rekomendasi Saham Pilihan Analis Hari Ini!

Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang solid dengan ditutup menguat 1,5% ke level 8.396,08 pada perdagangan Senin (23/2). Gelombang optimisme ini didorong oleh aksi beli bersih investor asing yang mencapai angka Rp 1,14 triliun.

Alrich Paskalis Tambolang, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, mengungkapkan bahwa sentimen positif ini dipicu oleh keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) yang membatalkan penerapan tarif resiprokal secara luas. Langkah ini meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi dampak negatif kebijakan perdagangan global.

“Meskipun ada rencana pengenaan tarif global baru sebesar 10%–15% oleh Presiden AS Donald Trump, pasar tampaknya lebih tenang dan mampu mencerna informasi ini dengan baik,” jelas Alrich, menunjukkan resiliensi pasar modal Indonesia.

Selain faktor eksternal, sentimen positif juga datang dari dalam negeri dan kawasan regional. Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, menyoroti stabilitas kebijakan moneter di Indonesia sebagai salah satu pendorong utama penguatan IHSG.

IHSG Berpeluang Menguat pada Selasa (24/2), Ini Pilihan Sahamnya

“Keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan berhasil menjaga optimisme pelaku pasar,” ujar Nico kepada KONTAN, menekankan pentingnya stabilitas makroekonomi dalam menjaga kepercayaan investor.

Penguatan nilai tukar rupiah ke level Rp 16.802 per dolar AS serta pertumbuhan jumlah uang beredar (M2) juga menjadi katalis positif tambahan bagi pergerakan indeks. Selain itu, bursa-bursa di Asia turut mencatatkan penguatan, sejalan dengan harapan bahwa tarif global baru yang akan diberlakukan tidak akan seagresif perkiraan sebelumnya.

Dari sudut pandang teknikal, para analis memperkirakan bahwa IHSG masih memiliki potensi untuk melanjutkan tren positifnya, meskipun dengan ruang gerak yang terbatas. Nico memproyeksikan indeks akan bergerak dalam rentang 8.350–8.480 pada perdagangan Selasa (24/2).

Alrich menambahkan, indikator MACD menunjukkan sinyal positif dan didukung oleh peningkatan volume beli. Namun, ia juga mengingatkan bahwa stochastic RSI mulai menunjukkan perlambatan dan berada di zona overbought, mengindikasikan potensi koreksi jangka pendek.

IHSG Dibuka Melonjak ke 8.370, Top Gainers LQ45: EXCL, MBMA dan MDKA, Senin (23/2)

“Selama IHSG mampu bertahan di atas level 8.400, indeks masih berpeluang menguji resistance berikutnya pada kisaran 8.450–8.500, dengan level support yang perlu diperhatikan berada di 8.300,” jelasnya, memberikan panduan bagi para investor dalam mengambil keputusan.

Untuk strategi investasi saham, Alrich merekomendasikan beberapa saham pilihan yang berpotensi menjadi top picks, di antaranya BBRI, BRPT, UNVR, ESSA, dan TINS. Rekomendasi ini dapat menjadi pertimbangan bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum positif di pasar saham.

Ringkasan

IHSG ditutup menguat 1,5% ke level 8.396,08 pada Senin (23/2) didorong aksi beli bersih investor asing. Sentimen positif ini dipicu keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan penerapan tarif resiprokal secara luas dan stabilitas kebijakan moneter di Indonesia. Analis memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan tren positif meskipun terbatas, dengan rentang pergerakan 8.350–8.480.

Indikator MACD menunjukkan sinyal positif, namun stochastic RSI mengindikasikan potensi koreksi jangka pendek. Analis merekomendasikan saham BBRI, BRPT, UNVR, ESSA, dan TINS sebagai pilihan investasi, dengan level support IHSG di 8.300 dan potensi resistance di 8.450–8.500.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *