JAKARTA, Shoesmart.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menunjukkan performa positif pada penutupan perdagangan Senin (13 April), dengan kenaikan sebesar 0,56% hingga mencapai level tertentu. Meskipun sempat tertekan di awal sesi dan menyentuh angka 7.351,36, IHSG mampu berbalik arah.
Valdy Kurniawan, Head of Research and Education Phintraco Sekuritas, menjelaskan bahwa pelemahan IHSG di pembukaan dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia. Hal ini dipicu oleh belum adanya kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Lebih lanjut, ketidakpastian pasar kian meningkat setelah pengumuman Presiden AS saat itu, Donald Trump, mengenai rencana blokade oleh Angkatan Laut AS terhadap Selat Hormuz. Valdy menambahkan bahwa kedua faktor ini meredam optimisme pasar terhadap potensi penyelesaian konflik.
“Namun, IHSG kemudian berbalik arah dan memasuki teritori positif, terutama didorong oleh kenaikan saham di sektor energi, bahan baku, dan sektor siklikal, meskipun sektor keuangan mengalami pelemahan,” jelas Valdy pada hari Senin (13 April 2026).
18 Emiten Delisting Wajib Buyback, Begini Penjelasan BEI
Selain itu, Valdy juga menyoroti pertemuan antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang membahas kelanjutan kerja sama bilateral, termasuk peningkatan pasokan minyak ke Indonesia.
“Meskipun demikian, kekhawatiran tetap ada bahwa pembelian minyak dari Rusia dapat terkendala jika jalur pengiriman masih harus melewati Selat Hormuz,” ungkap Valdy.
Secara teknikal, Valdy menjelaskan bahwa indikator MACD terus membentuk histogram positif, tetapi Stochastic RSI menunjukkan kondisi *overbought*. Jika IHSG mampu bertahan di atas level 7.500, terdapat potensi untuk menguji level 7.600.
RATU Chart by TradingView
Untuk rekomendasi saham pada perdagangan Selasa (14 April 2026), Phintraco Sekuritas menjagokan beberapa nama, antara lain PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT PAM Mineral Tbk (NCIL), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).
Ringkasan
IHSG berhasil menguat pada penutupan perdagangan dengan kenaikan sebesar 0,56%. Kenaikan ini didorong oleh sektor energi, bahan baku, dan sektor siklikal, meskipun sektor keuangan mengalami pelemahan. Sempat tertekan di awal sesi akibat lonjakan harga minyak dunia yang dipicu belum adanya kesepakatan antara Iran dan AS.
Pertemuan antara Presiden RI dan Presiden Rusia terkait kerjasama bilateral, termasuk pasokan minyak, turut diperhatikan. Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan histogram positif, namun Stochastic RSI *overbought*. Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham seperti CUAN, RATU, NCIL, ANTM, dan LSIP untuk perdagangan berikutnya.