IHSG Melesat! Cek Saham Pilihan Asing Awal April Ini

Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi perdagangan di zona hijau pada awal April 2025 ini. Pembalikan arah ini terjadi setelah IHSG mengalami koreksi selama empat hari perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diolah melalui RTI, IHSG mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 1,92% atau bertambah 136,21 poin, mencapai level 7.184,43 pada penutupan perdagangan hari Rabu (1 April 2026).

Kinerja positif IHSG ini didorong oleh penguatan hampir seluruh indeks sektoral di BEI. Sektor perindustrian menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 6,11%, diikuti oleh sektor barang konsumen primer sebesar 5,22%, sektor barang baku 3,55%, infrastruktur 3,01%, dan energi 2,11%.

IHSG Melonjak 2,75% ke 7.302 Usai Libur Lebaran, Cek Saham Net Buy Terbesar Asing

Selain itu, sektor transportasi juga mengalami kenaikan sebesar 1,79%, disusul oleh sektor teknologi 1,46%, properti dan real estate 1,25%, serta barang konsumen 1,15% dan keuangan 0,17%. Sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang mengalami penurunan, yaitu sebesar 0,20%.

Total volume perdagangan saham di BEI pada hari tersebut mencapai 21,14 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 16,27 triliun.

Sentimen positif juga tercermin dari jumlah saham yang menguat, dengan 475 saham mengalami kenaikan harga, menjadi penopang utama bagi penguatan IHSG. Sementara itu, terdapat 209 saham yang mengalami penurunan dan 135 saham yang stagnan.

Di tengah reli IHSG, investor asing terpantau aktif mengakumulasi sejumlah saham pilihan.

Asing Net Buy Jumbo Rp 1,02 Triliun Saat IHSG Ambruk, Cek Saham yang Diborong

Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai net buy (beli bersih) terbesar oleh investor asing pada hari Rabu:

1. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 93,84 miliar
2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 79,87 miliar
3. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 52,62 miliar
4. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 51,98 miliar
5. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 50,54 miliar
6. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 46,37 miliar
7. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 37,93 miliar
8. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 32,0 miliar
9. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) RP 31,88 miliar
10. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) Rp 29,74 miliar

Ringkasan

IHSG berhasil ditutup di zona hijau pada awal April 2026, naik 1,92% atau 136,21 poin ke level 7.184,43, setelah mengalami koreksi selama empat hari sebelumnya. Penguatan ini didorong oleh hampir seluruh sektor, dengan sektor perindustrian mencatat kenaikan tertinggi. Total volume perdagangan mencapai 21,14 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 16,27 triliun, di mana 475 saham menguat.

Investor asing terpantau aktif melakukan pembelian bersih (net buy) pada beberapa saham pilihan. Saham-saham dengan nilai net buy terbesar termasuk TLKM (Rp 93,84 miliar), BUMI (Rp 79,87 miliar), dan UNTR (Rp 52,62 miliar). Aktivitas beli bersih asing ini turut menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *