IHSG Konsolidasi? Analis Rekomendasikan Saham PGEO, AKRA, MEDC!

Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak konsolidasi dalam perdagangan hari ini, Selasa (27/1/2026). Di tengah proyeksi pergerakan indeks komposit yang cenderung stabil, beberapa saham seperti PGEO, AKRA, hingga MEDC menjadi pilihan utama (top picks) para analis.

Tim riset Phintraco Sekuritas mencatat bahwa saat IHSG ditutup menguat tipis 0,27% pada perdagangan Senin (26/1), saham-saham sektor material dasar (basic materials) mencatatkan penguatan terbesar, sejalan dengan kenaikan harga komoditas. Sebaliknya, sektor energi mengalami koreksi terbesar akibat pelemahan pada saham BUMI, PTRO, dan DEWA. Koreksi ini diindikasikan sebagai antisipasi terhadap pengumuman metodologi perhitungan free-float atas saham-saham di Indonesia oleh MSCI.

Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak dengan level resistance di 9.100 dan level support di 8.850, serta level pivot di 8.950.

: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 26 Januari 2026

“Secara teknikal, indikator Stochastic RSI berada di area oversold, namun belum menunjukkan pembalikan arah (reversal). Di sisi lain, terjadi pelebaran histogram negatif pada MACD. Dengan demikian, diperkirakan IHSG masih akan berkonsolidasi pada kisaran 8.850-9.100,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Selasa (27/1/2026).

Sentimen pasar saham turut dipengaruhi oleh penguatan rupiah di pasar keuangan. Rupiah ditutup menguat ke level Rp16.782 per dolar AS pada perdagangan Senin (26/1). Penguatan ini terjadi di tengah pelemahan indeks Dolar AS menjelang pertemuan The Fed pada pekan ini, serta eskalasi ketegangan geopolitik yang melibatkan AS dengan beberapa negara.

: IHSG Ditutup Menguat: Saham ANTM, BRMS hingga MDKA ke Zona Hijau

Dari sisi komoditas, harga emas menguat ke level tertinggi baru mendekati US$5.100 per troy ons. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan akan aset safe-haven di tengah meningkatnya ketidakpastian politik dan perdagangan global.

Sementara itu, bursa Asia ditutup variatif pada perdagangan Senin (26/1), dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik yang masih terasa. Kanada menyatakan tidak berniat mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan China setelah Presiden Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% terhadap Kanada jika menandatangani kesepakatan dagang dengan China.

: IHSG Dibuka Rebound Didorong Laju Saham AMMN, BRMS, hingga MORA

Perdana Menteri Jepang juga memberikan sinyal akan mengambil tindakan terhadap perdagangan spekulatif yang meningkatkan fluktuasi pasar.

Dalam kondisi pasar seperti ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham, di antaranya PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) dengan target harga Rp1.350, Rp1.400, dan Rp1.470. Selain itu, saham PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) dengan target harga Rp458, saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) dengan target harga Rp3.800 dan Rp4.000 juga menjadi rekomendasi.

Selanjutnya, saham PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) dengan target harga Rp1.360 serta saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) dengan target harga Rp1.630 turut masuk dalam daftar rekomendasi Phintraco Sekuritas.

____

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Shoesmart.co.id tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Ringkasan

IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada perdagangan hari ini, dengan level resistance di 9.100 dan support di 8.850. Kondisi ini dipengaruhi oleh sentimen pasar seperti penguatan rupiah dan ketegangan geopolitik. Tim riset Phintraco Sekuritas mencatat indikator teknikal seperti Stochastic RSI dan MACD mengindikasikan potensi konsolidasi IHSG pada kisaran 8.850-9.100.

Di tengah kondisi pasar yang demikian, Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan, termasuk PGEO, ERAA, JSMR, AKRA, dan MEDC. Target harga untuk masing-masing saham telah ditetapkan oleh analis. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan perlu diingat bahwa berita ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *