IHSG Hari Ini: Prediksi Pergerakan Terbatas 6 Maret, Siap Trading?

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan taringnya dengan berhasil rebound pada perdagangan Kamis (5/3/2026). Setelah beberapa hari mengalami tekanan, IHSG akhirnya ditutup menguat signifikan sebesar 1,76%, atau naik 133,47 poin, mencapai level 7.710.

Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, menjelaskan bahwa penguatan IHSG ini sejalan dengan sentimen global yang membaik dan rebound yang terjadi di sebagian besar bursa Asia.

“Indeks saham sektor consumer cyclicals mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 3,40%. Sementara itu, sektor transportation & logistics menjadi satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan tipis sekitar 0,13%,” ungkap Nico kepada Kontan pada hari Kamis (5/3/2026).

IHSG Rebound Usai Koreksi Tajam, Analis Ingatkan Risiko Dead Cat Bounce

Dari dalam negeri, dorongan positif bagi IHSG datang dari komitmen Bank Indonesia (BI) untuk terus melakukan intervensi demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak ketidakpastian global yang semakin meningkat.

Secara teknikal, Nico melihat bahwa IHSG saat ini masih berada dalam fase rebound terbatas setelah mengalami koreksi sebelumnya. Kendati demikian, ia menekankan bahwa volatilitas pasar masih tergolong cukup tinggi.

“Potensi rebound memang terbuka, tetapi investor tetap harus waspada karena volatilitas pasar masih cukup tinggi,” jelasnya.

Untuk perdagangan hari Jumat (6/3/2026), Nico memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan kisaran pergerakan antara level 7.600 hingga 7.900.

Pandangan serupa juga diutarakan oleh Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda. Menurutnya, penguatan IHSG pada perdagangan hari Kamis lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen global yang membaik setelah mengalami tekanan pada sesi perdagangan sebelumnya.

“Penguatan ini terjadi setelah tekanan yang cukup dalam pada perdagangan sebelumnya, sehingga pasar memanfaatkan momentum rebound,” ujarnya.

Namun demikian, Reza menilai bahwa tren jangka pendek IHSG masih cenderung tertekan, meskipun terjadi penguatan pada perdagangan hari ini.

Ia memperkirakan bahwa IHSG memiliki area support di kisaran 7.500 hingga 7.580, sementara area resistance berada pada level 7.825 hingga 7.970.

“Kami melihat bahwa penguatan ini berpotensi hanya bersifat technical rebound sebelum IHSG kembali menguji area support apabila sentimen eksternal memburuk,” katanya.

Pasar Saham Tertekan, Investor Bisa Bidik Peluang Cuan di Saham LQ45

Konsolidasi

Untuk perdagangan hari Jumat (6/3/2026), Reza memproyeksikan IHSG akan bergerak terbatas dengan kecenderungan konsolidasi. Area support diperkirakan berada di kisaran 7.580 hingga 7.650, sementara area resistance berada pada rentang 7.765 hingga 7.825.

Dari sisi sentimen, investor masih terus mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi memicu volatilitas pasar global.

Selain itu, pelaku pasar juga menantikan sejumlah rilis data ekonomi penting. Di dalam negeri, investor akan mencermati data cadangan devisa Indonesia. Sementara dari Amerika Serikat, pasar menantikan rilis data nonfarm payrolls, penjualan ritel, serta tingkat pengangguran yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter ke depan.

Dari sisi rekomendasi saham, Reza menyarankan investor untuk mencermati saham APEX pada kisaran harga Rp240–Rp242 dengan target harga Rp252–Rp262. Selain itu, saham ESSA direkomendasikan pada area Rp760–Rp780 dengan target harga Rp795–Rp810, serta saham TAPG pada kisaran Rp1.630–Rp1.640 dengan target harga Rp1.680–Rp1.715.

Intip Strategi Investor Meraih Cuan Saham LQ45 saat IHSG Terkoreksi

Ringkasan

IHSG berhasil rebound signifikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) setelah mengalami tekanan, didorong oleh sentimen global yang membaik dan intervensi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah. Sektor consumer cyclicals mencatatkan kenaikan tertinggi, sementara sektor transportation & logistics mengalami pelemahan tipis. Analis memperingatkan potensi rebound terbatas dengan volatilitas pasar yang masih tinggi.

Untuk perdagangan Jumat (6/3/2026), IHSG diproyeksikan bergerak terbatas dengan kecenderungan konsolidasi. Investor disarankan untuk mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah dan rilis data ekonomi penting dari dalam dan luar negeri. Analis merekomendasikan saham APEX, ESSA, dan TAPG untuk dicermati oleh investor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *