IHSG Hari Ini 26 Maret: Prediksi, Analisis, dan Rekomendasi Saham

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang menggembirakan pada Rabu (25/3/2026), melesat 195,282 poin atau 2,75% ke level 7.302,121. Kenaikan ini menandakan optimisme pasar yang kembali bergairah.

Elandry Pratama, Analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, mengungkapkan bahwa lonjakan IHSG sebesar 2,75% ini dipicu oleh kombinasi sentimen positif baik dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu faktor pendorong utama adalah meredanya kekhawatiran terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Hal ini memicu masuknya aliran dana asing ke pasar modal Indonesia. Selain itu, aksi *bargain hunting* terhadap saham-saham yang dianggap *undervalued* setelah libur panjang juga turut berkontribusi. Penguatan saham-saham *big caps*, terutama di sektor perbankan dan komoditas, semakin memperkuat momentum kenaikan IHSG.

TLKM Fokus Perkuat Bisnis Inti Telekomunikasi, Cek Rekomendasi Analis

Stabilitas kondisi makroekonomi juga menjadi faktor penting yang menjaga optimisme para pelaku pasar. Untuk perdagangan pada Kamis (26/3), IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan, meskipun terbatas. Elandry memproyeksikan level *support* berada di kisaran 7.200–7.250 dan *resistance* di 7.350–7.400, dengan potensi terjadinya aksi *profit taking*.

“Sentimen utama yang perlu diperhatikan meliputi arah *yield* US Treasury, kebijakan The Fed, pergerakan harga komoditas, nilai tukar rupiah, serta aliran dana asing,” jelas Elandry kepada Kontan pada Rabu (25/3/2026).

Rekomendasi Saham

Elandry membagikan beberapa rekomendasi saham yang menarik untuk dicermati oleh para investor. Di antaranya adalah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan target harga Rp 7.300–Rp 7.600, serta saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan target harga Rp 3.900–Rp 4.100.

BBCA Chart by TradingView

Selain itu, terdapat juga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan target harga Rp 2.550–Rp 2.700, serta saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dengan target harga Rp 7.700–Rp 8.000 per saham.

Bursa Australia Bergerak Terbatas Akibat Pelemahan Saham Tambang dan Emas

Elandry mengingatkan agar investor tetap memfokuskan perhatian pada saham-saham perbankan besar (*big banks*) sebagai penggerak utama pasar, saham-saham komoditas untuk memanfaatkan momentum yang ada, serta saham-saham sektor konsumer sebagai pilihan yang defensif.

Lebih lanjut, investor juga perlu disiplin dalam menerapkan manajemen risiko, mengingat masih tingginya ketidakpastian terkait kondisi geopolitik global dan potensi kenaikan harga minyak dunia. Kehati-hatian tetap menjadi kunci dalam berinvestasi di tengah dinamika pasar yang ada.

Ringkasan

IHSG pada Rabu, 25 Maret 2026, melonjak 2,75% ke level 7.302,121, didorong sentimen positif dari dalam dan luar negeri. Meredanya kekhawatiran suku bunga The Fed memicu aliran dana asing dan aksi bargain hunting pada saham undervalued, terutama saham perbankan dan komoditas.

Untuk perdagangan Kamis, 26 Maret, IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan terbatas dengan support di 7.200-7.250 dan resistance di 7.350-7.400. Analis merekomendasikan saham BBCA, BBRI, ADRO, dan ICBP. Investor disarankan fokus pada saham perbankan besar, komoditas, dan sektor konsumer, serta disiplin dalam manajemen risiko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *