IHSG Anjlok! Cermati Saham Net Sell Asing Terbesar Hari Ini

Shoesmart.co.id, JAKARTA – Setelah mencatatkan penguatan signifikan pada hari sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali harus menutup perdagangan di zona merah pada hari Selasa, 24 Februari 2026. Tekanan jual yang meluas di pasar saham menjadi penyebab utama indeks gagal mempertahankan momentum positif.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diolah oleh RTI menunjukkan bahwa IHSG merosot tajam sebesar 115,24 poin atau setara dengan 1,37%, sehingga berakhir di level 8.280,83. Pergerakan indeks sepanjang hari perdagangan terbilang fluktuatif, dengan rentang antara 8.259,47 hingga 8.437,08.

Aktivitas perdagangan di pasar saham cukup ramai, tercermin dari total volume perdagangan yang mencapai 60,76 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp29,57 triliun. Secara keseluruhan, sentimen pasar didominasi oleh tekanan jual.

Sebanyak 567 saham mengalami penurunan harga dan menjadi pemberat utama bagi kinerja IHSG. Di sisi lain, hanya 153 saham yang berhasil mencatatkan kenaikan, sementara 99 saham lainnya bergerak stagnan.

Namun, ada fakta menarik di tengah koreksi IHSG ini. Investor asing justru mencatatkan aksi beli bersih (net buy) dengan nilai yang cukup besar. Sepanjang hari perdagangan, asing membukukan net buy jumbo senilai Rp1,38 triliun di seluruh pasar. Meskipun demikian, aksi beli ini tidak mampu menahan laju penurunan indeks secara keseluruhan.

BBCA dan BUMI Teratas, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing Sepekan Terakhir

Walaupun asing secara agregat mencatatkan net buy, terdapat sejumlah saham yang justru dilepas oleh investor asing saat IHSG terkoreksi. Saham-saham apa saja yang mengalami penjualan bersih terbesar oleh asing pada hari Selasa?

BBCA & IMPC Teratas, Intip Saham Net Sell Terbesar Asing Saat IHSG Melonjak Kemarin

Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai net sell terbesar oleh investor asing pada hari Selasa:

1. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC): Rp 141,2 miliar
2. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS): Rp 71,76 miliar
3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI): Rp 56,13 miliar
4. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP): Rp 47,91 miliar
5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp 42,87 miliar
6. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL): Rp 30,12 miliar
7. PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 23,45 miliar
8. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp 22,45 miliar
9. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Rp 16,71 miliar
10. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR): Rp 14,56 miliar

Ringkasan

Pada tanggal 24 Februari 2026, IHSG mengalami penurunan signifikan sebesar 1,37% dan berakhir di level 8.280,83. Penurunan ini disebabkan oleh tekanan jual yang meluas, meskipun volume perdagangan cukup tinggi. Meskipun demikian, investor asing secara agregat mencatatkan net buy yang cukup besar, yaitu sebesar Rp1,38 triliun.

Di tengah koreksi IHSG, terdapat beberapa saham yang mengalami net sell terbesar oleh asing. Saham-saham tersebut antara lain IMPC (Rp 141,2 miliar), EMAS (Rp 71,76 miliar), BBNI (Rp 56,13 miliar), INKP (Rp 47,91 miliar), dan GOTO (Rp 42,87 miliar). Saham lainnya yang juga mengalami net sell adalah NCKL, BRPT, ICBP, INDF, dan SMGR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *