Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terperosok di zona merah pada sesi pertama perdagangan di pekan terakhir ini.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diolah melalui RTI, IHSG mengalami koreksi sebesar 0,88% atau terpangkas 63,08 poin, sehingga berada di level 7.101,00 pada sesi I perdagangan hari Jumat, 27 Maret 2026.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG terus berfluktuasi di area negatif. Pelemahan ini dipicu oleh penurunan kinerja sembilan dari total sebelas sektor yang tercatat di bursa.
IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.147, JPFA, TLKM, dan GOTO Jadi Top Losers LQ45 pada Jumat (27/3)
Sektor perindustrian mencatatkan penurunan terdalam, yakni sebesar 1,53%, diikuti oleh sektor infrastruktur yang melemah 1,30%. Sektor teknologi terkoreksi 0,85%, sektor barang baku turun 0,70%, sektor barang konsumen primer melemah 0,40%, serta sektor properti dan real estat turun 0,35%.
Selain itu, sektor keuangan juga mengalami penurunan sebesar 0,33%, disusul oleh sektor barang konsumen non-primer yang terkoreksi 0,32%, dan sektor energi yang turun tipis 0,05%. Hanya dua sektor yang berhasil mencatatkan penguatan, yaitu sektor transportasi dan sektor kesehatan, masing-masing naik sebesar 0,62% dan 0,39%.
Total volume perdagangan saham di BEI pada sesi siang ini mencapai 10,60 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,71 triliun.
Tekanan jual yang kuat tercermin dari jumlah saham yang mengalami penurunan. Sebanyak 385 saham mengalami penurunan harga dan menjadi pemberat bagi kinerja IHSG, sementara 230 saham lainnya berhasil menguat, dan 195 saham bergerak stagnan.
Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas untuk Hari Jumat (27/3)
Saham-saham yang menjadi top losers di indeks LQ45 adalah:
1. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turun 3,77% ke harga Rp 1.405 per saham.
2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 3,60% ke harga Rp 5.350 per saham.
3. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 2,90% ke harga Rp 670 per saham.
Saham-saham yang menjadi top gainers di indeks LQ45 adalah:
1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 2,62% ke harga Rp 3.520 per saham.
2. PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) naik 1,74% ke harga Rp 4.100 per saham.
3. PT Alamtri Minerals Tbk (ADMR) naik 1,29% ke harga Rp 1.970 per saham.
Ringkasan
Pada sesi pertama perdagangan Jumat, 27 Maret 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi sebesar 0,88% atau 63,08 poin, berada di level 7.101,00. Pelemahan ini disebabkan oleh penurunan kinerja sembilan dari sebelas sektor di bursa, dengan sektor perindustrian mencatat penurunan terdalam.
Saham-saham yang menjadi top losers di indeks LQ45 antara lain AMRT, BREN, dan MBMA, sementara saham-saham yang menjadi top gainers adalah ANTM, CPIN, dan ADMR. Total volume perdagangan mencapai 10,60 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 5,71 triliun.